Selasa , 26 September 2017
Home / HEALTH / Ternyata, Menangis dapat Bunuh Bakteri di Sekitar Mata
Ilustrasi: Muslimah Menangis

Ternyata, Menangis dapat Bunuh Bakteri di Sekitar Mata

PIKIRAN UMAT – Dalam Islam, menangis sangat dianjurkan, utamanya ketika mengingat dosa-dosa kita. Bahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, dikatakan bahwa mata yang menangis karena takut kepada Allah Swt, maka tak akan disentuh oleh api neraka.

Rasulullah Saw bersabda: β€œDua mata yang tidak akan disentuh api neraka untuk selama-lamanya: mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam dalam rangka berjaga di jalan Allah”. (HR. Tirmidzi)

Besar sekali keutamaan menangis dalam Islam. Sangat tinggi apa yang akan diraih seorang mukmin apabila menangis karena takut kepada Allah Swt.

Nah, disamping demikian besar keutamaan yang kita dapat dengan menangis tersebut, ternyata menangis juga besar manfaatnya untuk kesehatan.

Dikutip dari Thehealthsite, berikut fakta yang mungkin belum banyak diketahui terkait manfaat menangis:.

Membunuh Bakteri di Mata

Air mata mengandung lisozim, yakni cairan yang juga ditemukan di dalam air mani, lendir, air liur dan ASI. Cairan ini dapat membantu membunuh 90 persen bakteri, terutama di sekitar mata hanya dalam 10 menit. Bahkan, pada saat kita menangis, mata secara tidak langsung mendapatkan pelumas alami.

Membangkitkan Mood Baik

Saat tubuh mengeluarkan air mata, otomatis akan melepaskan leusin-enkephalin. Itu adalah salah satu hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati, sehingga membantu menenangkan diri di kala sedih.

Detoksifikasi Tubuh

Ini yang luar biasa, ternyata menangis juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Sebab, air mata yang dihasilkan di saat kita menangis, memberikan kontribusi untuk menyingkirkan racun dari tubuh, seperti berkeringat dan buang air kecil. (MH)

Baca Juga

YLKI: Waspadai Makanan Mi Kuning Mengandung Formalin

Medan (SI Online) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta kepada masyarakat agar mewaspadai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *