Selasa , 12 Desember 2017
Home / HALAL / Malaysia Larang Nama Menu Hot Dog
Hot dog (foto: NDTV.com)

Malaysia Larang Nama Menu Hot Dog

Kuala Lumpur (PIKIRAN UMAT) – Malaysia mewajibkan restoran dan kedai makanan mengganti nama hot dog dan istilah makanan yang menggunakan kata “dog”. Jika masih tetap menggunakan istilah tersebut, restoran dan kedai makanan yang bersangkutan tak akan memperoleh sertifikasi halal.

Direktur divisi halal dari Departemen Pembangunan Islam Malaysia Sirajuddin Suhaimee mengatakan, kebijakan tersebut telah dipertimbangkan secara matang. Terlebih ada keluhan wisatawan Muslim yang berkunjung.

“Dalam Islam, anjing dianggap haram dan nama tidak dapat berhubungan dengan sertifikasi halal,” kata Suhaimee dikutip dari Bangkokpost, Selasa (25/10/2016).

Suhaimee menegaskan, jika sesuatu yang akan membingungkan sudah sepatutnya menjadi perhatian dan diberikan perubahan. Meski perubahan ini tidak bisa dilakukan dalam waktu segera. Namun, ketika pedagang makanan akan melakukan pengurusan izin serifikasi halal dua tahun sekali akan terlihat adanya pergantian nama.

Keputusan pemerintah Malaysia pun sepertinya menjadi perhitungan penjual makanan di malaysia, seperti Aunty Anne yang menjual makan dengan menggunakan nama pretzel dogs. Mereka tidak akan ragu untuk mengganti nama menu tersebut.

“Ini masalah kecil. Kami baik-baik saja dengan mengubah nama dan masih bekerja di atasnya,” kata Farhatul Kamilah Mohamed Sazali, seorang eksekutif di Aunty Anne’s Malaysia. [FR/Republika Online]

Baca Juga

Indonesia Halal Expo 2017 akan Digelar 16-18 November di Jakarta

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) kembali akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *