Selasa , 26 September 2017
Home / HALAL / Begini Standar Wisata Halal Menurut Riyanto Sofyan
Riyanto Sofyan

Begini Standar Wisata Halal Menurut Riyanto Sofyan

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Populasi masyarakat Muslim di dunia mencapai 1,6 miliar jiwa. Sekitar 40 tahun ke depan diperkirakan akan meningkat sebanyak 73 persen, dari 1,6 miliar jiwa menjadi 2,8 miliar jiwa pada 2050.

Indonesia yang populasi masyarakat Muslimnya terbesar di dunia disarakan dapat menangkap peluang tersebut. Maka perlu membuat wisata halal yang berkelas agar menjadi destinasi masyarakat Muslim dunia.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Riyanto Sofyan mengatakan, di objek wisata halal, makanan yang dijual halus terjamin kehalalannya. Untuk lebih meyakinkan konsumen, makanannya pun harus sudah terserifikasi MUI.

“Toiletnya juga harus bersahabat dengan gaya hidup masyarakat Muslim,” kata Riyanto di Jakarta, Selasa (25/10), seperti dikutip Republika Online.

Ia menerangkan, misalnya di toilet harus ada air untuk bersuci (wudhu). Jangan sampai di toilet hanya menyediakan tisu. Selain itu, di lokasi objek wisata harus ada Mushala atau masjid, menyediakan sajadah, memberi petunjuk arah kiblat dan informasi waktu shalat.

Intinya, Riyanto mengatakan sarana dan prasaranan yang ada di objek wisata halal harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat Muslim. Selain itu memberikan mereka kemudahan untuk beribadah. Masyarakat Muslim juga membutuhkan pelayanan yang bagus.

Riyanto mengatakan pihaknya saat ini sedang fokus mengembangkan objek wisata halal di Aceh, Sumatra Barat, Jawa Barat, Jakarta dan Lombok. Lima daerah tersebut akan menjadi destinasi andalan wisata halal. “Saat ini sedang proses menuju ke sana,” katanya.

Menurutnya, Indonesia sebenarnya sangat mudah untuk dijadikan wisata halal. Sebab, gaya hidup halal seharusnya merupakan hal yang biasa di Indonesia. Mengingat penduduk Muslim Indonesia populasinya terbanyak di dunia. “Masalahnya hanya kemasannya harus dipoles dengan sertifikasi, training dan promosi,” ujarnya. [FR/ROL]

Baca Juga

Pemprov NTB: Pemenang Miss Indonesia 2017 Bukan Wakil NTB

Mataram (PIKIRANUMAT) – Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Yusron Hadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *