Selasa , 12 Desember 2017
Home / BERITA / Wasekjen MUI: Umat Islam Dewasa Sikapi Kasus Ahok
Wakil Sekjen MUI KH Muhammad Zaitun Rasmin

Wasekjen MUI: Umat Islam Dewasa Sikapi Kasus Ahok

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M. Zaitun Rasmin mengatakan, penyikapan umat Islam dalam kasus penistaan agama yang dilakukan calon gubernur DKI Jakarta Ahok sangatlah dewasa.

Aksi unjuk rasa ulama dan umat Islam yang akan dilakukan pada 4 November pun, ujarnya, sesuai dengan prosedur dan diberitahukan ke polisi.

”Contoh ada kejadian baru-baru ini yang lagi ramai soal penistaan Alquran. Ini yang nyata di Indonesia orang melakukan protes atas penistaan agama yang dilakukan Ahok. Umat Islam sangat dewasa dan melapor ke polisi,” kata KH Zaitun dalam dialog RRI, Senin (31/10/2016).

Menurut Zaitun, yang melakukan unjuk rasa tersebut diopinikan sebagai orang yang berpaham Islam radikal. Ini yang teropini negatif. “Ini yang jadi pertanyaan saya,” ujarnya.

Terkait paham radikal, katanya, terus terang MUI tidak menemukan ada sesuatu yang spesifik yang diarahkan dan memang sangat massif menyerang umat Islam dan bangsa Indonesia. “Itu sangat jelas,” tambah Ketua Umum Wahdah Islamiyah itu.

“Sekarang ini sudah ada diktator di era sosial media dalam negara kita yang bisa membuat keputusan radikal. Keputusan yang luar biasa dengan tidak nampak siapa yang melakukannya. Istilah kita yang nyata menjadi tidak nyata, dan yang nyata menjadi tidak nyata,” teranngya.

Terkait santri dan kalangan pesantren yang berdemo, ucapnya, santri tentunya mendapatkan informasi dan terbiasa dengan bertabayun dan mengkonfirmasi ulang kepada ulama dan kyainya.

“Kedua dalam menyikapi dan tindakan tersebut sudah terbiasa mereka sowan kepada Kyai dan Ustaz yang mengarahkannya. Jadi sebetulnya di situ. Cuma massifnya dan serangannya luar biasa,” pungkasnya. [AF/RRI]

Baca Juga

Respon Kondisi Terkini, Dubes Saudi Silaturahim dengan Pimpinan Ormas Islam

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *