Selasa , 12 Desember 2017
Home / HEALTH / Waspada, Ini Tanda-tanda Penyakit Saraf yang tidak Disadari

Waspada, Ini Tanda-tanda Penyakit Saraf yang tidak Disadari

PIKIRAN UMAT – Sering merasa beberapa anggota tubuh mati rasa? Pernahkah kita berpikir jika itu merupakan satu tanda dari kerusakan saraf?

Sistem saraf manusia adalah salah satu bagian utama dari tubuh. Sistem saraf dapat digambarkan sebagai jaringan sel-sel saraf yang berperan mentransfer impuls dari otak ke seluruh tubuh untuk mengaktifkan organ yang berbeda dalam menjalankan fungsi mereka.

Jadi bisa bayangkan jika sistem saraf tidak sehat atau bahkan rusak? Sudah pasti akan memengaruhi berbagai fungsi tubuh dan menyebabkan banyak komplikasi kesehatan.

Saraf dalam tubuh terbagi menjadi tiga, yaitu saraf otonom, saraf motorik dan saraf sensorik.

Jika salah satunya rusak, tentu kita akan dihadapkan pada masalah kesehatan.

Kerusakan saraf itu sendiri dapat disebabkan oleh cedera, penyakit autoimun, diabetes, kanker atau efek samping obat.

Oleh karena itu, terkadang seseorang tidak menyadari telah mengalami kerusakan saraf.

Dilansir Boldsky, setidaknya, ada 7 tanda kerusakan saraf yang tidak pernah kita sadari sebelumnya:

Mati Rasa

Salah satu gejala kerusakan saraf yang tidak pernah kita sadari adalah mengalami mati rasa di bagian-bagian tubuh tertentu. Mati rasa biasanya terjadi di jari tangan dan kaki, karena kerusakan saraf dapat menurunkan aliran darah ke bagian-bagian tersebut.

Kekakuan

Kurangnya aliran darah ke bagian-bagian tertentu pada tubuh yang disebabkan oleh kerusakan saraf, dapat menyebabkan kekakuan. Hal ini juga bisa membuat kita sulit menggerakkan beberapa bagian tubuh, terutama tangan dan kaki.

Rasa Sakit yang Tajam

Jika mengalami rasa sakit yang tajam, terutama di kaki dan punggung sambil berjalan atau berlari, berarti saraf siatik telah mengalami kerusakan.

Susah Mengoordinasikan Anggota Tubuh

Kecanggungan dapat menjadi tanda lain dari kerusakan saraf. Jika sering tergelincir, berarti kemungkinan kerusakan saraf telah menyebabkan kurangnya koordinasi.

Sering Buang Air Kecil

Gejala lain dari kerusakan saraf adalah tidak bisa mengontrol kandung kemih. Hal ini akan membuat kita lebih sering ke kamar kecil untuk pipis.

Sakit Kepala Tajam

Mungkin kita pernah mengalami berbagai jenis sakit kepala. Namun, jika sakit kepala terasa sangat tajam, maka harus diwaspadai sebagai tanda kerusakan saraf di otak.

Berkeringat Berlebihan

Banyak orang menilai keringat berlebihan hanya masalah kecil atau sebatas menyebabkan bau badan. Namun, sebenarnya keringat berlebihan bisa menjadi tanda kerusakan saraf, terutama jika tidak diketahui apa penyebabnya. (HR)

Baca Juga

Kena Wasir? Begini Cara Mengatasinya

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Tidak bisa dimungkiri, kebiasaan makan masyarakat semakin berubah. Semakin banyak orang memilih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *