Selasa , 12 Desember 2017
Home / BERITA / Rachmawati: Bom Samarinda Rekayasa Intelijen
Situasi pascaledakan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad (13/11). (Foto: CNN Indonesia)

Rachmawati: Bom Samarinda Rekayasa Intelijen

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Putri Proklamator RI Ir Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri berpendapat, kejadian bom di Samarinda merupakan hasil operasi intelijen yang ingin men-down grade Islam.

“Menurut intuisi saya, ini jelas, suatu rekayasa intelijen,” ungkap Rachma di Jakarta, Senin (14/11), seperti dikutip Rakyat Merdeka Online.

Rachmawati menambahkan, ada trigger pihak-pihak tertentu yang ingin menyudutkan Islam dengan cara-cara teror. “Saya lihat bom ini men-down grade Islam,” tegasnya.

Rachma juga berkeyakinan bahwa kejadian bom di Samarinda tak lepas dari rangkaian  panasnya suhu di tanah air belakangan ini, ditandai dengan aksi bela Islam 411 dan akan ada  rencana turun ke jalan kembali jika penanganan kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok tidak adil. “Tentu, ini masuk rangkaian itu semua,” ujar Rachma singkat.

Ledakan bom molotov terjadi di depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad (13/11/2016). Saat menjalankan aksinya, pelaku mengenakan kaos bertuliskan ‘Jihad Way of Life’. Ledakan bom molotov tersebut melukai lima orang dimana empat orang diantaranya adalah anak-anak, dan salah satunya meninggal dunia. [FR]

Baca Juga

Respon Kondisi Terkini, Dubes Saudi Silaturahim dengan Pimpinan Ormas Islam

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *