Sabtu , 20 Januari 2018
Home / BERITA / Syekh Amr Wardhani Diundang Bareskrim Mabes Polri atas Usulan Tim Ahok
Pernyataan KBRI Kairo tentang kedatangan Syekh Amr Wardhani ke Jakarta.

Syekh Amr Wardhani Diundang Bareskrim Mabes Polri atas Usulan Tim Ahok

Kairo (PIKIRANUMAT)-Kedutaan Besar Republik Indonesi (KBRI) di Kairo, Mesir, akhirnya angkat bicara terkait polemik kedatangan ulama Al Azhar, Syekh Amr Mustofa El Wardhany ke Jakarta pada Senin lalu.

Menurut pihak KBRI, kedatangan ahli tafsir itu ke Indonesia atas undangan Bareskrim Polri untuk menjadi saksi ahli kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta non aktif Ahok.

Hal itu diungkapkan KBRI Mesir dalam rilisnya terkait polemik kedatangan ahli tafsir Al Quran dari Al Azhar beberapa waktu lalu. Dalam rilisnya, pihak KBRI menyatakan bahwa inisiatif penunjukkan Syekh Amr Mustofa El Wardhany bukan berasal dari KBRI Kairo.

“Usulan pemanggilan Syaikh Amr Mustofa El Wardhany berasal dari pihak terlapor yang memiliki komunikasi langsung dengan beberapa alumni Universitas Al Azhar, Kairo,” bunyi rilis KBRI Kairo tertanggal 16 November 2016.

KBRI Kairo juga mengaku tidak pernah menunjuk atau merekomendasikan maupun mengundang serta menanggung biaya perjalanan Syekh Amr Mustofa El Wardhany ke Indonesia.

“Fasilitas KBRI Kairo dilakukan dalam kerangka meneruskan surat undangan Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri kepada Syaikh Amr Mustofa El Wardhany,” jelas KBRI.

KBRI Kairo mengklaim pihaknya konsisten untuk bersikap netral dan non partisan serta berkomitmen menjalankan peran dan fungsinya sesuai dengan undang-undang.

“Hal ini kami tekankan untuk sekaligus menegaskan bahwa perwakilan RI, khususnya Duta Besar dan seluruh staf, berfungsi dan bertugas sebagai fasilitator serta menjalankan seluruh instruksi resmi yang berasal dari Pemerintah Pusat,” tegas KBRI Kairo. [SR]

Baca Juga

Marah Besar pada AS, Abbas: Sialan Uang Anda!

Ramallah (PIKIRANUMAT) – Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan Israel telah membunuh Kesepakatan Oslo. Dia …

One comment

  1. Benar ngak? Masa biaya perjalanannya tanggungan KBRI? Perlu diusut sebab memfasilitasi diluar hak dan kewenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *