Home / BERITA / Panitia Parade Bhinneka Tunggal Ika Bagi-bagi Duit, Budiman: Itu Kebijakan Kelompok
Bagi-bagi duit kepada peserta di tengah Parade Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta, Sabtu (19/11).

Panitia Parade Bhinneka Tunggal Ika Bagi-bagi Duit, Budiman: Itu Kebijakan Kelompok

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Kelompok Liberal menggelar Parade Bhinneka Tunggal Ika di Silang Monas, dekat Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi yang semula diklaim akan dihadiri puluhan ribu orang itu ternyata mleset. Nyatanya, kurang dari lima ribu orang yang hadir.

Peserta itu diambil dari beragam kalangan. Bukan hanya dari Jakarta, tetapi juga dari luar Jakarta. Bahkan mereka juga melibatkan ibu-ibu yang sejatinya tidak mengerti apa-apa.

Seperti dilaporkan Republika Online, Sabtu (19/11), sesaat sebelum membubarkan diri, beberapa orang ibu-ibu sempat berbincang soal bus yang membawa mereka belum juga tiba.

Ibu Diah dan Sumiati adalah massa aksi Parade Bhinneka Tunggal Ika yang tidak sengaja berbincang dengan Republika.co.id, sambil menunggu bus jemputan dari para koordinator aksi. Keduanya merupakan warga Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat.

Mereka mengakui dijanjikan akan dibayar Rp20 ribu oleh koordinator untuk ikut Parade Bhinneka Tunggal Ika pada Sabtu (19/11) ini. “Ya lumayan mas, timbang bengong di rumah,” kata Diah.

Tak hanya Diah seorang yang ikut Parade Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, para ibu-ibu di tempat tinggalnya juga ikut serta dalam aksi ini. Bahkan, kata Diah, ia turun sendiri tanpa didampingi suami. “Suami saya kerja,” ujarnya.

Ia pun mengakui memang ada uang yang dijanjikan akan diberikan kepada mereka, tapi hingga Parade Bhinneka Tunggal Ika akan bubar, uang yang dijanjikan itu belum ia terima. “Mungkin nanti kalau sudah sampai di rumah,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Sumiati, ia mengatakan masih menunggu kabar akan diberikannya uang tersebut. Ditanya apakah uang sebesar itu cukup. “Ya lumayan mas, untuk tambah-tambah, soalnya saya janda, jadi lumayan,” katanya.

Mengenai kabar bagi-bagi duit ke peserta ini, salah satu penyelenggara Parade Bhinneka Tunggal Ika, Budiman Sujatmiko, mengklaim panitia tidak menyediakan uang transportasi kepada peserta. Dia pun menyebut bisa jadi soal bayaran kepada peserta merupakan kebijakan masing-masing kelompok.

“Masing-masing organisasi ada yang punya kas, tetapi kita tidak mengurus internal mereka,” kata Budiman saat dihubungi, Sabtu (19/11) malam.

Politisi PDIP ini mengklaim massa Parade Bhinneka Tunggal Ika berasal dari berbagai elemen mulai dari organisasi, kumpulan petani, dan masyarakat sipil. Klaim Budiman, mereka datang atas keinginan sendiri. [SR/Rol/Antara]

Baca Juga

Politisi PPP dan PAN Pindah ke PBB

Jakarta (PIKIRANUMAT)-Sejumlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khittah dan politisi PAN berhijrah ke Partai Bulan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *