Senin , 11 Desember 2017
Home / HEALTH / Jangan Panik Ketika Anak Batuk, Ini Kata Dokter
Ilustrasi

Jangan Panik Ketika Anak Batuk, Ini Kata Dokter

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Bagi para orang tua, khususnya ibu tentu akan merasa sedih dan panik ketika anak sakit. Apalagi saat kondisi cuaca tak menentu seperti sekarang ini, anak mudah terserang penyakit. Salah satunya batuk.

Dr Melanie Yudiana Iskandar Sp A yang ditemui di acara talkshow “Happy Kids Healthy Moms” yang digelar tabloid Mom & Kiddie dan RSIA Bunda menjelaskan, batuk yang menyerang anak bukanlah penyakit, melainkan tanda bahwa adanya benda asing dalam tubuh sang anak.

Oleh karena itu, jangan langsung membawa si anak ke dokter. Penting untuk mengenali dan mencari solusi terlebih dahulu terhadap penyebab batuk tersebut.

“Batuk itu bukan penyakit. Jadi ibu-ibu itu tidak perlu panik. Batuk itu gejala. Batuk itu kasih tahu kita bahwa ada suatu benda asing di dalam tubuh anak yang harus dia keluarin. Biasanya batuk akan sembuh sendiri, tapi
nggak bisa kayak sulap. Kadang-kadang ibu-ibu anaknya batuk maunya sehari langsung sembuh. Nggak gitu,” kata Melanie di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta, Sabtu (3/12/2016), seperti dikutip Sindonews.com.

“Nah, kalau anak batuk juga jangan langsung dikasih obat. Sebelum menangani batuk, kita harus tahu dulu penyebabnya. Orang tua, terutama ibu kan paling deket sama anaknya, jadi harus tahu, harus pintar, jadi tahu solusinya. Batuk bisa karena suatu infeksi, alergi, atau yang lain. Nanti kalau belum sembuh atau ada gejala lain, nah itu harus langsung dibawa ke dokter,” tambah dia.

Lalu bagaimana agar anak lekas sembuh dari penyakit batuk? Melanie menekankan yang terpenting adalah anak harus memiliki asupan cairan yang cukup di dalam tubuhnya sehingga mereka tidak mengalami dehidrasi.

Selain itu penting bagi anak untuk terhindar dari paparan debu, asap rokok, serta jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang justru dapat merangsang penyakit batuk.

“Anak kalau sudah batuk pasti makannya susah. Nah itu jangan dipaksa. Yang penting cairan tetap masuk. Anak jangan sampai dehidrasi karena percuma obat-obat itu tidak akan bekerja dengan baik,” papar Melanie.

“Jadi anak harus cukup cairan. Kemudian hindari debu, paparan asap rokok, dan makanan atau minuman yang dapat merangsang batuk. Lalu minyak kayu putih atau minyak telon bisa diberikan di dada anak,” tegasnya. [FR/Sindonews.com]

Baca Juga

Kena Wasir? Begini Cara Mengatasinya

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Tidak bisa dimungkiri, kebiasaan makan masyarakat semakin berubah. Semakin banyak orang memilih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *