Selasa , 26 September 2017
Home / HEALTH / Ternyata, Ini Hikmah Kenapa Minum Disunnahkan dalam 3 Tarikan Nafas
Ilustrasi: Minum dengan tangan kanan dan dalam 3 tarikan nafas.

Ternyata, Ini Hikmah Kenapa Minum Disunnahkan dalam 3 Tarikan Nafas

PIKIRAN UMAT – Ketika haus, sebagian orang terbiasa langsung minum dengan sekali teguk atau satu tarikan nafas. Namun, ternyata hal tersebut tidak dianjurkan oleh Rasullah SAW.

Anas bin Malik radhiallahu’anhu menceritakan, biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bernafas tiga kali ketika minum. Sebagaimana sabda Rasullah SAW.

“Sesungguhnya dengan begini haus lebih hilang, lebih lepas dan lebih enak” (HR. Al Bukhari 5631, Muslim 2028, dan ini adalah lafadz Muslim).

Akan tetapi, bernafas di sini bukanlah mengeluarkan nafas di dalam gelas, melainkan di luar gelas. Karena, dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Jika salah seorang di antara kalian minum, janganlah bernafas di dalam bejana (tempat minum)” (HR. Al Bukhari 153, Muslim 267).

Dengan demikian, caranya adalah meneguk air, lalu berhenti dan keluarkan napas di luar gelas, lakukan secara berulang sebanyak tiga kali.

Secara ilmiah, ternyata minum dengan tiga jeda nafas juga dianjurkan. Sebagaimana dilansir dari Wikihow, minum dengan satu kali nafas atau sekali teguk dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Alasan secara ilmiah agar menghindari minum dengan sekali teguk adalah sebagai berikut:

Studi ilmiah menunjukkan bahwa ada banyak efek berbahaya dari minum air dengan sekali teguk.

Kemudian, minum dengan satu kali nafas atau sekali teguk juga dapat menyebabkan kerongkongan tersedak, terutama melemahkan otot-otot dan saraf.

Selain itu, minum dengan sekali teguk atau satu kali nafas dapat merugikan bagi organ liver dan perut. (HR)

Baca Juga

YLKI: Waspadai Makanan Mi Kuning Mengandung Formalin

Medan (SI Online) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta kepada masyarakat agar mewaspadai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *