Sabtu , 23 September 2017
Home / HALAL / LPPOM MUI: Indomie dan Mie Sedap Dijamin Halal, Mie Samyang Belum Bersertifikat Halal
Ilustrasi: Mie Instan

LPPOM MUI: Indomie dan Mie Sedap Dijamin Halal, Mie Samyang Belum Bersertifikat Halal

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI (LPPOM MUI) membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan adanya inspeksi mendadak terhadap produk mie instant di sejumlah supermarket, disertai foto Ketua Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. KH. Ma’ruf Amin.

“Berita dan informasi adanya inspeksi mendadak terhadap produk mie instant di sejumlah supermarket, disertai foto Ketua Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) bapak Dr. KH. Ma’ruf Amin adalah tidak benar (hoax),” jelas Direktur LPPOM MUI Dr Lukmanul Hakim, M.Si dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (24/01/2017).

Lukman menegaskan, MUI maupun LPPOM MUI tidak pernah melakukan sidak seperti yang disebut dalam berita dan disebarkan secara berantai oleh pihak-pihak tertentu.

Terkait kegiatan sidak atau pemeriksaan ulang terhadap produk bersertifikat halal, Lukman menjelaskan, LPPOM MUI telah memiliki kaidah dan Standard Operating Procedure (SOP) yang sangat jelas, di mana jika terdapat indikasi awal adanya penyimpangan terhadap Sistem Jaminan Halal (SJH) pada produk yang telah memiliki sertifikat halal MUI, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan benar tidaknya indikasi tersebut.

LPPOM MUI memastikan, produk mie instant yang telah bersertifikat halal yang disebut-sebut dalam pemberitaan tersebut, (yaitu Indomie dan Mie Sedap) tetap terjamin kehalalannya.

Untuk mie instan merk Samyang, Lukman mengecualikan. Sebab mie instan tersebut sampai saat ini belum memiliki sertifikat halal MUI.

“Mie instant merek Samyang, yang juga disebut dalam pemberitaan, sampai saat ini belum memiliki sertifikat halal MUI,” ungkap Lukman.

Kepada konsumen dan masyarakat luas pada umumnya, LPPOM MUI mengimbau agar tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarluaskan informasi yang tidak jelas sumbernya demi menjaga ketenangan dan ketentraman masyarakat. [SR]

Baca Juga

Promo Wisata Halal Dongkrak Kunjungan Turis Asing ke Lombok

Mataram (PIKIRANUMAT) – Kunjungan wisatawan mancanegara di Nusa Tenggara Barat mengalami kenaikan hingga 65,5% atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *