Selasa , 16 Januari 2018
Home / BERITA / Polda Metro Minta Sidang Ahok Ditunda Setelah Pilkada
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan.

Polda Metro Minta Sidang Ahok Ditunda Setelah Pilkada

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Sebuah salinan surat dari Kepolisian Daerah Metro Jaya kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang ditandatangani Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Polisi M Iriawan, beredar di kalangan wartawan , Kamis, 6 April 2017.

Surat tertanggal 4 April 2017 itu berisi permintaan penundaan sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok, yang hendak digelar pada 11 April 2017 mendatang. Agenda sidang pada hari itu adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Surat dari Polda Metro Jaya itu ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Tembusan surat ditujukan kepada Ketua Mahkamah Agung RI, Kapolri, Irwasum Polri, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, serta Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Terkait hal itu, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi mengaku belum mendapatkan kabar soal surat tersebut. Sejauh ini, menurut dia, sidang perkara yang menyangkut surat Al-Maidah ayat 51 itu masih akan digelar pada 11 April 2017. Hal itu sesuai dengan ketetapan majelis hakim pada persidangan ke-17 yang digelar Selasa, 4 April 2017.

“Artinya itu surat dari polda, saya belum lihat memang, tapi artinya ada permintaan begitu ya? Sampai saat ini agenda yang tuntutan itu masih tanggal 11 April, setelah apa yang ditetapkan majelis pada sidang kemarin, itu masih pegangan kami,” ujarnya ujarnya dilansir VIVA.co.id, Kamis (6/4/2017).

Pihak Polda Metro Jaya sendiri belum memberikan konfirmasi. Sementara Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta membenarkan perihal surat itu. “Sudah diterima pada 5 April,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo.

Dalam surat tersebut tertulis, sidang dengan agenda tuntutan itu diminta untuk ditunda hingga pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran dua, pada 19 April 2017, guna menjaga keamanan.
Selain meminta penundaan sidang, surat itu juga menginformasikan bahwa pemanggilan dan pemeriksaan terhadap terlapor calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun ditunda setelah pilkada.

Berikut petikan surat itu:
Mengingat semakin rawannya situasi keamanan di DKI Jakarta, maka demi kepentingan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta akan dilaksanakan pengamanan tahap pemungutan suara pemilukada DKI Jakarta putaran II, dimana perkuatan pasukan Polri dan TNI akan dikerahkan semua, maka disarankan kepada ketua agar sidang dengan agenda tuntutan perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk ditunda setelah tahap pemungutan suara Pemilukada DKI putaran II.
Berkaitan dengan hal tersebut diinformasikan bahwa proses hukum terhadap terlapor Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, baik pemanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik Polri, ditunda pelaksanaannya setelah tahap pemungutan suara Pemilukada DKI putaran II. (MH)

Baca Juga

Marah Besar pada AS, Abbas: Sialan Uang Anda!

Ramallah (PIKIRANUMAT) – Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengatakan Israel telah membunuh Kesepakatan Oslo. Dia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *