Home / BERITA / MUI Indramayu: Gay Dibiarkan, Bisa Mengundang Azab Allah
Ilustrasi: Perkawinan kaum gay di luar negeri.

MUI Indramayu: Gay Dibiarkan, Bisa Mengundang Azab Allah

Indramayu (PIKIRANUMAT) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu mendesak aparat kepolisian bersama dengan Pemkab dan DPRD Indramayu untuk segera menangani keberadaan kelompok gay di Kabupaten Indramayu. MUI Indramayu mengingatkan, jika terus dibiarkan, perilaku menyimpang tersebut bisa mengundang azab Allah Swt.

“Perilaku gay pernah terjadi di zaman Nabi Luth AS. Mereka dihukum dengan adzab berupa hujan batu,” kata Ketua Bidang Dakwah MUI Kabupaten Indramayu, SofyanTsauri, seperti dilansir Republika.co.id, Kamis (19/10).

Azab bagi pelaku menyimpang penyuka sesama jenis tersebut sebagaimana disebutkandalam Alquran di antaranya Surat Hud ayat 82 dan Al-A’raf ayat 84. Sofyan menyatakan, tak hanya menimpa kaum gay, azab Allah Swt juga bisa menimpa warga lainnya jika perilaku tak bermoral itu terus dibiarkan.

Karenanya, perilaku yang sangat diharamkan oleh agama danbertentangan dengan norma masyarakat tersebut harus segera dihentikan. “Azab itu bukan cuma untuk mereka, tapi kita semua juga bisa kena,” tegas Sofyan.

Sofyan menyatakan, MUI Indramayu sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan DPRD Indramayu. Untuk pihak kepolisian, penyelidikan kasus tersebut sudah mulai jalan.

Dunia maya di Kabupaten Indramayu digegerkan dengan keberadaan akun media sosial Facebook ‘Kumpulan Gay’ Indramayu. Apalagi, akun grup publik itu ternyatasudah beranggotakan lebih dari 785 orang. Selain di FB, grup itu juga ada di twitter dengan anggota seribu orang lebih.

Di dalam grup itu, anggotanya tak hanya berusia dewasa, namun juga remaja. Hampir di setiap komentar atau status anggota grup itupun didominasi pernyataan vulgar dan tak senonoh, yang mengarah pada hubungan badan sesama laki-laki.

Namun,setelah kasus itu menjadi pemberitaan di media massa, akun gay yang berada di FB maupun twitter langsung hilang. Admin akuntersebut telah menghapusnya.

Terpisah, Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut. Jika terbukti menyimpang, pihak kepolisian akan langsung memprosesnya lebih lanjut.

“Kita sedang selidiki itu akun asli mereka atau hanya untuk penyesatan saja. Jadi tunggu penyelidikan dari kasatreksrim,” tandas Arif. [ROL]

Baca Juga

Politisi PPP dan PAN Pindah ke PBB

Jakarta (PIKIRANUMAT)-Sejumlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khittah dan politisi PAN berhijrah ke Partai Bulan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *