Selasa , 12 Desember 2017
Home / BERITA / Partai Gerindra, PAN dan PKS Sepakat Berkoalisi di Pilgub Jatim 2018

Partai Gerindra, PAN dan PKS Sepakat Berkoalisi di Pilgub Jatim 2018

Surabaya (PIKIRANUMAT) – Sekretaris Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, mengungkapkan, partainya telah menggelar pertemuan dengan PAN dan PKS pada Rabu (25/10). Pada pertemuan tersebut, lanjut Anwar, telah disepakati ketiganya akan berkoalisi pada kontestasi Pilgub Jatim 2018.

“Intinya ya tiga partai ini berkomitmen untuk bersama-sama mengusung calon pada Pilgub Jatim 2018. Karena kekuatan dari ketiga partai ini 26 kursi di DPRD Jatim, ya cukup untuk mengusung pasangan calon,” kata Anwar, Jumat (27/10), seperti dilansir Republika.co.id.

Anwar melanjutkan, pengurus pusat ketiga partai ini juga telah memberikan sinyal kesepakatan untuk bersama-sama pada Pilgub Jatim 2018. Terlebih, kata Anwar, pengurus di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ketiga partai ini memiliki pemahaman yang sama.

“Kesepakantan tiga partai di Jatim ini nyambung dengan di pusat. Jadi DPP PAN, DPP PKS dan DPP Gerindra sudah ada kesepahaman,” ujar Anwar.

Namun demikian, kata Anwar, belum ada nama pasangan calon yang disepakati untuk diusung ketiga partai ini di Pilgub Jatim 2018. Hanya saja, dukungan Gerindra mengarah ke La Nyalla Mattalitti yang kemungkinan akan diusung sebagai calon gubernur.

“Ya mungkin arahnya (dukungan Gerindra di Pilgub Jatim 2018) kesana (La Nyalla Mattalitti),” kata Anwar.

Adapun PAN, lanjut Anwar, pada pertemuan yang digelar mengusulkan nama Ketua DPD PAN Jatim, Masfuk untuk diusung sebagai calon wakil gubernur. Sementara PKS, tidak mengusulkan nama siapapun untuk diusung.

“PAN itu mengajukan wakil gubernur, Pak Masfuk dalam hal ini. Kalau PKS tidak menyebutkan nama,” ujar Anwar.

Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim, Agus Maimun memgungkapkan, baru-baru ini partainya sudah menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil). Salah satu yang dihasilkan dari Rakerwil tersebut adalah rekomendasi calon yang akan diusung pada kontestasi Pilgub Jatim 2018.

Menurut Agus, satu-satunya nama yang direkomendasikan untuk diusung dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018 adalah Ketua DPW PAN Jatim, Masfuk. Agus pun mengaku tidak keberatan jika Masfuk hanya menjadi calon wakil gubernur, karena menurutnya posisi wakil menjadi posisi yang paling realistis untuk calon yang diusulkannya.

“Jadi 48 kabupaten/kota di Jawa Timur mengamanahkan kepada Pak Masfuk satu nama. Opsi wakil itu menjadi opsi yang optimal untuk disandingkan dengan kandidat yang ada,” kata Agus. [SR/ROL]

Baca Juga

Respon Kondisi Terkini, Dubes Saudi Silaturahim dengan Pimpinan Ormas Islam

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al …

One comment

  1. Bgus setuju kalaupak.masfuk jadi wakil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *