Jangan Sepelekan, Ini Lima Manfaat Menakjubkan Mendongeng Pada Anak Jelang Tidur

Pikiran Umat – Mendongeng merupakan kegiatan positif yang bisa mempererat hubungan orangtua dan anak. Anak-anak tentu senang mendengarkan beragam cerita baik secara langsung, maupun dari buku yang dibacakan oleh orangtua.

Namu tahukah, mendongeng tak hanya menyenangkan, akan tetapi juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi buah hati. Berikut ini adalah manfaat mendongeng untuk anak-anak dilansir dari berbagai sumber.

Mengembangkan Imajinasi

Dunia anak adalah dunia yang penuh imajinasi. Orangtua bisa mengontrol imajinasi anak agar tetap positif, salah satunya melalui pembacaan dongeng. Melalui dongeng yang dibacakan, imajinasi anak akan diarahkan dengan lebih baik.

Meningkatkan Keterampilan Berbahasa

Mendengarkan dongeng merupakan salah satu stimulasi dini yang bisa digunakan untuk merangsang keterampilan berbahasa pada anak.

Menurut penelitian, anak perempuan lebih cepat menguasai kemampuan berbahasa dibandingkan anak laki-laki. Hal ini disebabkan karena anak perempuan memiliki fokus dan konsentrasi yang lebih baik daripada laki-laki.

Meningkatkan Minat Baca Anak

Secara tak langsung, anak-anak yang memiliki ketertarikan pada dongeng akan memiliki rasa penasaran yang lebih tinggi. Ketika tertarik pada dongeng, mereka menjadi lebih tertarik pada buku-buku cerita bergambar. Dengan sendirinya, minat baca mereka juga meningkat.

Membangun Kecerdasan Emosional

Selain mendekatkan keakraban orangtua dan anak, mendongeng ternyata bisa membangun kecerdasan emosional anak. Anak-anak akan belajar tentang nilai-nilai moral dalam kehidupan.

Anak-anak kecil sulit untuk belajar tentang berbagai hal yang abstrak, seperti kebaikan pada sesama. Tetapi dengan dongeng, anak akan terbantu dalam memahami nilai-nilai emosional pada sesama.

Membentuk Empati

Stimulasi melalui dongeng akan mampu merangsang kepekaan anak usia 3-7 tahun terhadap berbagai situasi sosial. Mereka akan belajar untuk lebih berempati pada lingkungan sekitarnya.

Stimulasi akan lebih baik jika dilakukan dengan merangsang indera pendengaran dibandingkan visual. Stimulasi visual melalui televisi atau game memang akan merangsang kepandaian visual, namun tidak akan merangsang kepekaan perasaan dan empati anak.

Dengan pendengaran, dan cerita-cerita yang mendidik, anak akan lebih mudah menyerap nilai-nilai positif dan berempati dengan orang lain. (FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *