Ayo Raih Pahala Ramadhan bersama BMH

Jakarta (PIKIRAN UMAT)- Ramadhan 1440 H akan segera tiba. Beragam persiapan dan agenda kegiatan, termasuk ibadah dan amal kebaikan menjadi satu keniscayaan bagi segenap umat Islam, termasuk di dalamnya menunaikan rukun Islam, membayar zakat.

Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH), sebagai salah satu lembaga zakat di Indonesia, pada momentum Ramadhan ini juga terus berkiprah dan bergerak, terutama di wilayah pedalaman, kepulauan, dan perbatasan. Program unggulannya adalah Dai Tangguh.

“Salah satu program yang mendapat perhatian tinggi kaum Muslimin dan korporasi adalah dai tangguh. Program yang secara langsung menyentuh aktivitas inti para dai di pedalaman, perbatasan, kepulauan dan daerah terpencil serta pinggiran untuk di kota-kota,” ungkap Direktur Utama BMH, Marwan Mujahidin dalam konferensi pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat 3 Mei 2019.

Marwan menambahkan, dana zakat, infak, dan sedekah telah berkontribusi bagi lahirnya energi perubahan masyarakat Indonesia yang boleh dibilang belum menikmati pemanfaatan perkembangan teknologi secara memadai.

“Lebih-lebih dai tangguh yang bertugas membina suku terasing, sudah barang tentu, bukan lagi tidak ada fasilitas, keluar masuk hutan adalah pekerjaan hariannya,” ujarnya.

Hal itu dilakukan oleh dai tangguh BMH di Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Jambi, NTT, dan Banten.

“Hari ini, kami mengundang dai tangguh dari Maluku Utara, Ustaz Nur Hadi yang setiap harinya membina masyarakat terasing di hutan Halmahera dan mereka belum mengenal pakaian,” tuturnya.

Selain Dai Rangguh, kata Marwan, banyak juga program BMH lainnya yang secara nyata telah melahirkan gerakan perubahan di tengah-tengah masyarakat.

“Pada Ramadhan 1440 H, Laznas BMH dengan tagline Ramadhan Raih Pahala Terbaik, mengajak kepada seluruh kaum Muslimin untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan-kebaikan yang tidak saja mendatangkan pahala bagi kehidupan sendiri, namun juga mendatangkan maslahat besar di tengah-tengah kehidupan umat. Ramadhan Raih Pahala Terbaik,” papar Marwan Mujahidin.

Marwan menambahkan, kiprah BMH dari hasil pengelolaan zakat telah melintasi berbagai daerah di Indonesia, setidaknya 300 Pesantren telah eksis dan berkiprah. Kemudian 5.213 Dai Tangguh telah menyebar seantero Nusantara, ribuan keluarga dhuafa telah terberdayakan dan mandiri, ribuan anak usia sekolah mendapatkan pendidikan yang layak. (FQ)

BACA JUGA!

Munas Alim Ulama NU Haramkan MLM, Termasuk Arminareka

Banjar, Jawa Barat (PIKIRAN UMAT) – Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama yang digelar Nahdlatul Ulama …