Ustaz Yusuf Mansur.

Berbasis Syariah, PayTren e-Money Dapat Izin BI

Jakarta (PIKIRANUMAT)- PT Veritra Sentosa International (PayTren) secara resmi telah memperoleh izin dari Bank Indonesia untuk mengelola produk uang elektronik (e-money).

Perintis sekaligus pengelola PayTren, Ustaz Yusuf Mansur menceritakan, izin yang diperolehnya ini tidaklah mudah. Ia harus menunggu sekira setahun hingga pada 22 Mei 2018 mendapat izin dari BI

Ustaz Yusuf Mansur mengatakan, PayTren merupakan e-money pertama berbasis syariah di Indonesia.

“PayTren e-money ini berasis syariah di Indonesia. PayTren saat ini telah memiliki 2,3 juta member dan pengguna dengan nilai transaksi sekitar lima triliun per bulan,” ungkap Ustaz Yusuf Mansur dalam sambutannya pada peluncuran PayTren E-Money yang digelar di Pondok Pesantren Daarul Quran, Ketapang, Cipondoh, Tangerang, Jumat (1/6/2018).

Dikatakan Ustaz Yusuf Mansur, ke depan, PayTren akan terus memperbesar nilai transaksinya hingga menembus Rp30 triliun per bulan.

Ustaz Yusuf Mansur bercerita jika PayTren ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Melihat banyaknya dukungan, ia optimis PayTren berkibar dalam mengangkat perekonomian Indonesia.

“PayTren e-money ini untuk Indonesia yang insyaallah membantu mengangkat rakyat kecil. Dengan PayTren, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna tapi juga pemilik. Mengajak mereka jadi pengusaha,” kata Ustaz Yusuf Mansur.

Peluncuran PayTren E-Money dihadiri 11 menteri Kabinet Kerja dan pejabat setingkat menteri menghadiri. Mereka hadir diantaranya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Idrus Marham.

Ikut hadir juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin, pelatih sepakbola Indra Sjafrie, serta putra kandung Jokowi, Gibran Rakabuming dan Presiden Direktur ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian.

Bank Indonesia memberikan perizinan kepada Veritra sebagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yaitu sebagai Penerbit Uang Elektronik server-based dengan Surat Bank Indonesia no. 20/207/DKSP/Srt/B. [MS]

BACA JUGA!

Manfaatkan Arena CFD, LAZISMU Kampanyekan Kurban di Perbatasan

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Lembaga Amil Zakat Nasional Lazismu menggelar aksi kampanye ajakan berkurban di kawasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *