Sabtu , 18 Agustus 2018
Cawagub Jateng, Ida Fauziyah saat mengunjungi pengrajin wayang Wonogiri, Senin (19/3/2018)

Biasa Pinjam Teman, Pengrajin Wayang Belum Paham Bantuan Bank Milik Pemprov

image_pdfimage_print

Wonogiri (Pikiran Umat) – Sejumlah pengrajin wayang kulit di Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri mengaku belum paham akan adanya bantuan modal dari bank milik pemerintah daerah. Baik dari pemerintah provinsi maupun kabupaten.

Hal itu dikemukakan para pengrajin saat menerima kedatangan calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah, Senin (19/3/2018) malam.

Salah seorang pengrajin wayang, Tri Purnomo mengatakan dirinya mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Tapi itu kan bank-bank umum nasional yang sudah besar dan dari pemerintah pusat,” katanya.

Terkait adanya program dari Bank Jateng tentang kredit usaha, Tri mengaku tak pernah mendengarnya. “Kita biasanya ya pinjam bank biasa atau pinjam teman untuk modal jika dana mepet,” akunya.

Selain modal untuk produksi, kata Tri, para pengrajin butuh sebuah galeri dan koperasi. “Tapi sampai saat ini belum ada. Jadi masih seperti berjalan sendiri-sendiri,” paparnya.

Selama ini, jelas dia, pesanan wayang datang dari sejumlah dalang. Meski demikian beberapa pecinta wayang ikut memesan.

“Jadi untuk kolektor, atau kenang-kenangan bagi kawan atau temannya untuk yang kolektor ini,” jelasnya kemudian.

Sementara itu, Ida Fauziyah mengatakan, potensi ekonomi masyarakat Kapuhan sudah sangat bagus.

“Jika ada 100 pengrajin, kemudian setiap pengrajin memiliki minimal lima tenaga kerja, jelas sudah kurangi angka pengangguran,” katanya.

Pendamping Sudirman Said dalam Pilgub Jateng 2018 ini menambahkan, pembuatan wayang butuh keterampilan luar biasa. Dia pun mengapresiasi adanya regenerasi dari setiap pengrajin.

“Tinggal dibutuhkaan pendampingan, modal, maupun pasar. Sehingga kedepan bisa menjadi lokasi andalan wisata,” pungkasnya. (MH)

Baca Juga

Rais Syuriah PCNU Jepara: Jadi Pemimpin Jangan Susahkan Rakyat

Jepara (PIKIRANUMAT)-Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah diminta tidak menjadi sosok yang menyusahkan rakyat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *