OPINI

November, 2016

Oktober, 2016

  • 31 Oktober

    Penodaan Agama: Dari Ahok Sampai Arswendo

    Gubernur Ahok terancam hukuman lima tahun penjara seperti Arswendo Atmowiloto dulu. Bedanya, Arswendo dulu cuma wartawan, sedang Ahok teman seorang Presiden. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang mendengarkan paparan pengerukan waduk Pluit dari teknisi di kantornya 22 Juni lalu. Tiba-tiba saja dia nyeletuk, ‘’Kalau cuma mengandalkan dana dari APBD, mana mungkin Jokowi jadi Presiden.’’ Apa urusannya waduk dengan Presiden Jokowi? Sebelumnya Ahok sudah bicara hal yang sama dengan lebih jelas dan terang-terangan. Sebagai …

  • 24 Oktober

    Makna Simbolik Ahok Ultrachina

    Ahok dan Ultrachina Ahok adalah entry point yang sangat strategis dan siqnifikan dalam memperjuangkan ekspansi ideologi-ekonomi-politik China.

  • 24 Oktober

    Kampanye Tanpa Rasial

    Pemilihan kepala daerah DKI Jakarta ternoda bahkan sebelum masa kampanye dimulai. Pernyataan kandidat inkumben Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu telah memicu riak sentimen rasial di media sosial dan di jalan-jalan. Dalam pidatonya, dia mengatakan tidak mempermasalahkan warga Jakarta jika tidak memilihnya karena alasan agama. Tapi, lantaran dia mengutip Al-Quran surat Al-Maidah ayat 51, dan menafsirkannya secara serampangan untuk kepentingan politik dan secara terang-terangan telah menghina Al-Quran, ulama dan Islam dengan …

  • 24 Oktober

    Periksa Ahok, Perlukah Izin Presiden?

    Proses hukum terhadap petahana oleh Bareskrim “semakin jelas ketidakjelasannya”!

  • 7 Oktober

    Ahok dan Hilangnya Kepekaan Beragama

    Ahok yang selama ini sering melontarkan pernyataan pernyataan kontroversial dan dianggap kasar seakan menemukan puncaknya, tatkala dia menyatakan bahwa umat Islam jangan mau ditipu untuk tidak memilihnya gara-gara banyak kalangan yang menggunakan ayat 51 Surah Al-Maidah.

September, 2016

  • 23 September

    Sanggahan atas Tulisan Nadirsyah Hosen Berjudul “Syariat Islam dan Politisi”

    Tulisan yang terhormat Sdr. Nadirsyah Hosen berjudul “Syariat Islam dan Politisi” memang terkesan ilmiah, adil dan terbuka, namun bila dicerna dengan baik akan memberi kesan dan pesan bahwa Muslim/Ustaz dan Syariat Islam tidak layak diperjuangkan dan dihormati karena kesalahan/pelanggaran “individual”. Karenanya saya terpanggil untuk mengoreksi dan meluruskannya. Semoga bermanfaat. 1. Nadirsyah: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mengusulkan potong tangan ternyata ditangkap KPK, Anggota DPRD DKI akan menegakkan Syariat bila terpilih jadi Gubernur ternyata juga ditangkap KPK. …

  • 22 September

    Monster itu Bernama KPK

    Amran Nasution Wartawan Senior KPK menangkap Irman Gusman karena suap Rp100 juta. Semakin jelas kpk hanya mengurusi korupsi kecil-kecilan dengan biaya besar-besaran. Irman Gusman tampaknya seorang pekerja keras. Maka wajar saja kalau politisi yang baru tampil di panggung politik nasional di tahun 1999 itu, sekarang telah menduduki salah satu jabatan politik puncak di Republik ini: Ketua Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI). Irman baru berusia 54 tahun. Salah satu indikator Irman seorang pekerja keras, dia …