Dituduh Hina Jokowi, Mualaf Jerry D Gray Ditangkap Polisi

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Penulis produktif sekaligus mualaf Jerry D Gray ditangkap aparat kepolisian dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial Youtube. Jerry dalam videonya meminta Presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya.

“Iya sudah ditangkap sedang dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Selasa, 28 Mei 2019.

Hanya saja, Argo belum dapat merinci kronologis penangkapan. Dirinya tengah menunggu informasi dari penyidik.

Argo memastikan, Jerry yang dikenal publik Indonesia sebagai mantan teknisi US Air Force di Arab Saudi itu saat ini statusnya sudah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

“Dia pertama masuk Jakarta, kemudian yang bersangkutan bekerja sebagai instruktur seperti diving dan sebagainya di Jakarta ini, kemudian tahun 2010 yang bersangkutan kemudian mengajukan kewarganegaraan Indonesia ini dari yang bersangkutan mengatakan bahwa mencarinya di Jakarta Barat dan yang bersangkutan saat ini sudah menjadi Warga Negara Indonesia,” ucap Argo di Mapolres Metro Jakarta Barat kepada awak media, Selasa (28/5).

Argo menjelaskan, pihak kepolisian meringkus Jerry di Jalan Karya Usaha di daerah Kembangan Jakarta Barat pada Selasa (28/5) sekitar pukul 09:00 WIB.

Dalam video berdurasi 1 menit 17 detik yang dijadikan sebagai alasan untuk penangkapan dirinya, Jerry diwawancara seseorang terkait kondisi Indonesia kekinian. Berikut transkripnya:

‘Assalamualaikum Pak Jerry’,” ujar seseorang yang bertanya.

‘Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh’,” jawab Jerry.

“Alhamdulillah kita sudah melihat kondisi Indonesia saat ini bagaimana menurut Pak Jerry kondisi Indonesia saat ini?” tanya perekam.

‘Memang kondisi Indonesia saat ini sangat parah, terlalu banyak kecurangan sama rezim yang ada sekarang. Sudah jelas ada instruksi komunis dan lain-lain masuk ke Indonesia untuk mengambil negara ini untuk dia sendiri,’ jawab Jerry.

‘Rakyat Indonesia bukan Muslim saja, kita semua harus bersatu, harus maju sampai negara ini kembali jujur lagi, sampai nama Presiden Republik Indonesia nama Prabowo bukan nama yang sekarang, yang sekarang sudah jujur tidak benar dia harus mundur dan juga harus kena hukum dia tidak ikut konstitusi Indonesia. Dia harus turun cepat jangan sampai Oktober terlalu lambat’,” kata Jerry.

“Terima kasih pak. Assalamualaikum,” ujar penanya.

“Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Jerry mengakhiri. [MS/Rmol.co]

BACA JUGA!

GNPF Ulama akan Gelar Ijtima Ulama Keempat, Apa yang Dibahas?

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) akan menggelar Ijtima Ulama …