Sudirman Said

Elektabilitas Jokowi Terus Turun, BPN Optimis Peta Politik di Jateng Berubah

Solo (PIKIRAN UMAT) – Gejala penurunan elektabilitas petahana merupakan kecenderungan yang akan terus berlanjut. Naiknya tingkat pengetahuan politik masyarakat Jateng mengerek elektabilitas Prabowo-Sandi.

“Peta politik Jawa Tengah insyaallah makin berubah di Pilpres nanti,” jelas Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengungkapkan hal itu di sela-sela Rapat Pleno BPN di Solo, Jumat (8/2/19).

Sudirman mengungkapkan, sebagai Koordinator Relawan Jateng, dirinya melihat kondisi lapangan sangat kondusif bagi peningkatan elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi.

“Kaum terdidik makin banyak, orang yang punya akses pada media sosial makin banyak. Demikian juga orang yang melek politik makin banyak. Kemudian di bidang keagamaan ada peningkatan semangat beragama. Hal ini yang menjadi faktor-faktor penting perubahan peta politik Jawa Tengah,“ urai Sudirman.

Lebih lanjut Sudirman memaparkan, beberapa survei memang menjelaskan bahwa makin baik pendidikannya para pemilih cenderung memilih 02. Demikian juga ada survei yang menyimpulkan semakin relijius orang semakin memilih pasangan Prabowo-Sandi.

“Elemen-elemen di atas semakin besar jumlahnya, karena secara natural memang jumlah rakyat yang semakin sejahtera dan makin cerdas makin banyak,” terangnya lagi.

Selain itu dari forum-forum dialog dengan petani, nelayan, juga buruh banyak yang menginginkan perubahan kepemimpinan nasional. Para petani resah dengan harga produk pertanian yang selalu anjlok saat musim panen. Nelayan susah melaut. Dan buruh yang berharap ada perlindungan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

“Saya berkeliling Jateng hampir dua tahun ini. Dan suara-suara yang berharap perubahan itu terdengar di mana-mana,” papar dia.

Menurut Sudirman, di Pilgub Jateng 2018 lalu, peta politik Jateng sudah berubah. Sudirman Said dan pasangannya memperoleh suara di atas 40 persen di beberapa kabupaten kota, dan menang di atas 50 persen di empat kabupaten.

“Dengan persiapan yang lebih baik, saya yakin hasil Pilpres di Jateng hasilnya insyaallah akan jauh lebih baik dari Pilgub tahun 2018. Kita akan songsong perubahan peta politik melalui Pemilu 2019 ini,” pungkas dia. [MSR]

BACA JUGA!

Mantan Danjen Kopassus Ditahan dengan Tuduhan Makar, Eks Kepala BAIS: Kok Tega-teganya

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat …