Kamis , 20 September 2018
Konferensi pers jelang Ijtima Ulama kedua di Jakarta, Kamis 14/09/2018.

Ijtima Ulama Kedua Digelar 16 September, Dukung Prabowo-Sandi

Jakarta (PIKIRANUMAT)-Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional akan digelar kembali pada Ahad, 16 September mendatang. Kali ini agenda utama Ijtima Ulama kedua ini adalah menandatangani pakta integritas dengan pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tetapnya arah dukungan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ke pasangan Prabowo-Sandi disampaikan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Yusuf Muhammad Martak.

“Ijtima diadakan dengan semangat pergantian presiden 2019. Jadi jangan ada pertanyaan apa mungkin bergeser ke paslon yang lain. Ini clear,” ungkap Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 13 September 2018.

Yusuf menjelaskan, ijtima ulama kedua ini merupakan rangkaian dari ijtima yang digelar sebelumnya. Pada Ijtima pertama, kata Yusuf, dihasilkan rekomendasi capres cawapres yang diusulkan untuk Pilpres 2019 adalah Prabowo Subianto- Salim Segaf Al Jufri dan Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Shomad.

Namun, karena terdapat dinamika, dimana Salim Segaf dan UAS pada akhirnya tidak diambil menjadi Cawapres oleh Prabowo, maka sesuai mekanisme akan digelar Ijtima kedua. Dalam ijtima kedua ini akan dibahas mengenai pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Dalam Ijtima kedua nanti, sambung Yusuf, akan ditandatangani Pakta Integritas dengan paslon yang didukung, yakni Prabowo-Sandi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Ijtima Ulama Nur Sukma menambahkan, Ijtima kedua ini akan diikuti sekitar 1000 peserta dari seluruh Indonesia. Selain Prabowo-Sandi, pimpinan parpol koalisi juga diundang hadir. [SR]

Baca Juga

Nakhoda Baru GNPF-Ulama

Muncul dengan kepengurusan baru, GNPF-Ulama segera menggelar Ijtima’ Ulama dan Tokoh se-Indonesia. Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *