Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius saat membuka "Workshop Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya bersama Media, OKP dan Ormas", di Jakarta, Rabu malam (22/03/2017).

Kepala BNPT: Kelompok Radikal Sangat Rajin Membuat Konten

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Kepala Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menyebut, saat ini penyebaran hoax (berita bohong) di dunia maya sangatlah marak. Menurutnya, berita bohong sangat mudah menyebar dan viral di media sosial.

“Masyarakat tanpa sadar mengamini berita-berita yang tersebar di medsos. Mereka menganggap sesuatu yang viral adalah kebenaran,” ungkap Suhardi saat membuka “Workshop Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya bersama Media, OKP dan Ormas”, di Jakarta, Rabu malam (22/03/2017).

Menurut Suhardi, hoax yang tersebar di dunia maya 90 persen dibuat dengan sengaja. Baik terkait dengan sosial politik, agama, radikalisme maupun terorisme.

“Penyebaran konten hoax sangat meresahkan, dapat mengganggu keamanan dan kedaulatan bangsa,” kata Suhardi.

Terkait propaganda radikal-terorisme, Suhardi menyebut kelompok-kelompok radikal sangatlah rajin membuat konten dan membangun narasi radikal. “Kelompok radikal sangat rajin membuat konten,” kata mantan Kabareskrim Mabes Polri itu.

Maraknya media sosial, menurut jenderal bintang tiga itu, juga melahirkan aksi terorisme gaya baru. “Terorisme melalui dunia maya sebagai sarana propaganda dan baiat,” kata dia.

Untuk melawan propaganda radikal-terorisme di dunia maya ini, mantan Sekretaris Utama Lemhanas itu mengaku pernah memilih 600 netizen dari seluruh Indonesia yang memiliki follower terbanyak. Dari 600 netizen itu dipilih 60 orang yang diikutkan dalam workshop BNPT. [SR]

BACA JUGA!

Camat Taman Tamansari Dicopot, Status Tunggu Hasil Pemeriksaan

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan status final Camat Tamansari Firmanudin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *