Ilustrasi: Muslimah

Kesetaraan Gender Lemahkan Institusi Keluarga

Inilah yang terjadi. Berbagai persoalan membelit kehidupan umat. Satu demi satu bangunan keluarga muslim, runtuh. Solusi yang diberi penguasa adalah solusi pragmatis yang bersumber dari sekularisme. Kesetaraan tampak indah dan masuk akal. Padahal semua itu adalah semu. Seluruh pemikiran yang berpijak pada sekularisme, tidak akan bertahan.

Maka, umat terpedaya. Yaitu ketika perempuan yang lemah iman dan rendah akal menyambut ide kesetaraan. Saat mereka ingin lepas dari kesulitan hidup, hanya solusi itu yang ditawarkan penguasa. Serta dengan dalih ingin mencapai kehidupan sejahtera. Akhirnya mereka mengambil sekularisme dan meninggalkan akidah Islam. Saat itulah dipastikan mereka akan hancur.

Padahal keluarga muslim dibentuk atas landasan akidah. Seharusnya ia mampu tegak berdiri. Akan tetapi, ketika penguasa abai dan melepaskan tanggung jawab pengurusan umat, maka bisa dipastikan, institusi keluarga lemah. Ri’ayah umat menggunakan cara sekularisme, terbukti merusak keluarga. Penguasa memiliki andil besar menjaga institusi keluarga.

Sempitnya ekonomi, massifnya budaya rusak yang masuk tanpa penjagaan penguasa, serta pemenuhan kebutuhan dasar yang semakin sulit, benar-benar mampu menghantam bangunan keluarga. Padahal di sinilah tempat pertama pembentukan akidah. Di dalamnya dibentuk kepribadian Islam. Menyiapkan anggota keluarga untuk menjadi bagian dalam peradaban mulia.

Inilah yang diinginkan Barat. Mereka ingin menghancurkan umat, hingga masuk dalam institusi pertama yaitu keluarga. Upaya menghancurkan Islam, mereka lakukan di seluruh lini kehidupan. Hingga tak ada peluang bagi umat untuk berpaling, kecuali dengan mengganti seluruh pemikiran sekuler dengan Islam.

Maka saatnya membuang seluruh pemikiran usang, menggantinya dengan Islam. Pemikiran sahih yang datang dari Allah. Agar keutuhan keluarga muslim bisa ditegakkan. Mengembalikan peran suami, isteri dan anak-anak, sebagaimana yang diperintahkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Begitu juga terhadap penguasa, mendorong mereka agar menjadikan Islam sebagai satu-satunya sistem yang layak bagi pengurusan umat. Wallahu ‘alam.

Lulu Nugroho
Muslimah Revowriter Cirebon

BACA JUGA!

Wahai Muslimah, Begini Cara Berwudhu yang Benar

Wudhu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan Muslimah yang hendak menjalankan ibadah shalat.