Lazismu Resmikan Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Curup Rejang Lebong

Bengkulu (PIKIRAN UMAT) – Melalui program Save Our School (SOS), Lembaga Amil Zakat Nasional (Lazismu) memberikan bantuan ruang kelas untuk MTs Muhammadiyah Curup yang berada di Pondok Pesantren di Desa Kampung Delima, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Ruang kelas yang sudah berdiri tersebut diresmikan sebagai rangkaian kegiatan pra-Tanwir Muhammadiyah yang berlangsung pada 15 – 17 Februari 2019.

Peresmian ditandai dengan membuka tirai yang papan namanya bertuliskan “Bantuan Ruang Kelas Hasil Donasi Masyarakat Melalui Lazismu” oleh Badan Pengurus Lazismu, Nuryadi Widjiharjono disaksikan oleh Bupati Rejang Lebong dalam hal ini diwakili Mudjiarto selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Direktur Program Lazismu, Barry Adtiya, Ketua PDM Rejang Lebong Lukman Aksa, jajaran Kementrian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Rejang Lebong, Lazismu Wilayah Bengkulu diwakili Rahmat Yudi Tofani, Baznas Kabupetan Rejang Lebong serta Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Lazismu Rejang Lebong, PCM Curup Timur dan Ortom sekabupaten Rejang Lebong.

Mewakili Bupati Rejang Lebong, Mudjiarto mengatakan, hal penting dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk di muhammadiyah, bahwa membina akhlak dan kecerdasan sejalan dengan apa yg diimpikan bupati Rejang Lebong. Anak-anak didik kita harus dikuatkan karakternya untuk menambah kuat kecerdasannya.

“Bupati mengucapkan terima kasih atas bantuan Lazismu, sehingga dapat turut memberikan sumbangsihnya memajukan pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong,” tandasnya.

Kepala Sekolah MTs Muhammasiyah Curup, Joni Antoni yang juga selaku Ketua Panitia mengucapakan terima kasih atas berdirinya ruang kelas dan donasi masyarakat yang memercayakan kepada Lazismu sehingga Ponpes Muhammadiyah Curup dapat melengkapi sarana dan prasarananya.

“Untuk kelancaran kegiatan belajar dan mengajar kami memerlukan bantuan para pihak yang berkepentingan (stakeholders),” jelasnya.

Joni mengatakan MTs ini sejak 2004 terus berkembang. Dengan lokasi yang baru ini animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini semoga semakin tinggi dan murid-muridnya segera bertambah. MTs ini berdiri pada 1988 di Talang Rimbo Baru, hingga akhirnya pindah lokasi sampai 2004 di Desa Kampung Delima. []

BACA JUGA!

Ekonomi Melambat, BMT Sidogiri Peroleh SHU Rp71, 77 Milyar

Pasuruan (PIKIRAN UMAT) – Meskipun dihadapkan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat, tak membuat …