Malaysia Akui 75 Lembaga Sertifikasi Halal dari 43 Negara

Kuala Lumpur (PIKIRAN UMAT) – Kantor Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) hingga 1 November 2018 telah mengakui 75 Badan Sertifikasi Halal dari 43 negara seluruh dunia, termasuk yang terbaru dari Lithuania dan Kazakhstan.

Direktur Jakim Datuk Mohamad Nordin Bin Ibrahim mengemukakan hal itu di Putrajaya, Kamis (27/12), usai mengadakan Majelis Penyampaian Ijazah Pengesahan Halal Malaysia. Penyampaian itu dilakukan di Blok B, Kompleks Islam Putrajaya, dan turut dihadiri para perwakiklan Kantor Agama Islam Selangor dan pihak-pihak industri.

Tujuan utama pertemuan tersebut terkait pengembangan bisnis dan komitmen Jakim dalam membantu industri untuk memperoleh Ijazah Pengesahan Halal Malaysia.

“Ini searah dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan industri halal dalam pembangunan ekonomi negara sehingga membawa rahmat buat semua,” katanya.

Dia mengatakan usaha tersebut sudah pasti dapat membuka ruang dan peluang kepada pihak industri untuk menjajaki sertifikasi halal dengan lebih luas.

Sepanjang 2018, sebanyak 7.426 jumlah permohonan Sertifikasi Halal Malaysia telah diterima.

Permohonan tersebut mencakup tujuh skema sertfikasi halal yang telah diperkenalkan oleh Jakim, yaitu produk makanan dan minuman, barang bekas, kedai makanan, rumah penyembelihan, logistik, farmasi dan kosmetik serta rias wajah.

BACA JUGA!

Ini Rahasia Istiqamah Bisnis Halal Sofyan Corp

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Fenomena hijrah yang kian marak di tengah masyarakat, ternyata juga dialami oleh …