Menabur Benih Perdamaian

Namun meski setiap anggota DK memiliki satu suara dalam rancangan resolusi apa pun, hal itu juga menimbulkan pesimisme. Pasalnya hak untuk berkontribusi bisa menjadi sebuah kesia-siaan jika kemudian diveto oleh satu dari anggota tetap DK. Hak veto sendiri adalah hak untuk membatalkan keputusan, ketetapan, rancangan peraturan dan undang-undang atau resolusi.

DK sendiri adalah salah satu organisasi utama PBB yang menonjol karena tugasnya untuk menjaga perdamaian dan kemanan internasional. Sementara DK terdiri dari anggota tetap dan tidak tetap, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Hak veto yang hanya dimiliki anggota tetapnya (AS, Inggris, Prancis, China, Rusia)

Menlu RI menyampaikan bahwa bagi Indonesia, perdamaian bukan hanya ditandai dengan tidak adanya perang, namun juga kondisi dimana demokrasi, hak asasi manusia (HAM) dan pembangunan sama-sama perjuangkan dan ditegakkan. Karenanya, perwujudan perdamaian hanya dapat diraih dengan upaya nyata untuk membangun dan memeliharanya

Omong kosong “Investing in Peace”. Indonesia dan seluruh negara yang tergabung dalam dewan keamanan Persatuan Bangsa-bangsa (DK PBB) terbukti tidak mampu berkutik menghadapi arogansi zionis Israel. Oleh sebab itu, umat memang tidak perlu berharap banyak pada mereka. Sebab mereka bukan datang dari umat. Yang mereka perjuangkan pun asas yang batil yaitu melestarikan demokrasi.

Luka Gaza menganga di depan mata. Tapi seluruh kaum muslim diam. Semua sepakat tak bergeming. Ideologi kufur dengan segala pemikiran rusaknya mampu melepas ukhuwah antar sesama muslim. Ikatan-ikatan itu pun lepas. Satu demi satu kehormatan dan nyawa kaum muslim hilang begitu saja. Umat kehilangan marwah.

Nabi Muhammad Saw bersabda: ”Sesungguhnya al-Imam (Khalifah) itu perisai, di mana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan) nya.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dll)

Hanya satu pelindung umat, yaitu Khilafah ala minhajin nubuwwah. Bukan DK PBB. Khilafah yang tegak atas dasar iman kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala yang paling mampu menebar benih kedamaian pada semesta alam. Sebab Islam diturunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin. Wallahu a’lam.

Lulu Nugroho
Muslimah Revowriter Cirebon

BACA JUGA!

FPI dalam Sorotan, Akankah Ada Keadilan?

20 Juni 2019 adalah tanggal habisnya masa SKT (Surat Keterangan Terdaftar) milik FPI (Front Pembela …