Jumat , 19 Oktober 2018

Menag Bayar Zakat Rp30 Juta melalui BAZNAS

Jakarta (PIKIRANUMAT) – Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menunaikan zakat penghasilan dan zakat mal sebesar Rp30 juta melalui BAZNAS. Zakat Lukman diterima langsung Deputi BAZNAS, Arifin Purwakananta dan Sekretaris BAZNAS, Jaja Jaelani di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin 28 Mei 2018.

Menurut Arifin, pembayaran zakat oleh Menteri Agama ini akan menjadi teladan bagi masyarakat untuk membersihkan setiap harta yang dimilikinya.

“Kami berterimakasih kepada Menteri Agama, Bapak Lukman Hakim Syaifuddin yang telah menjadi muzaki BAZNAS selama beberapa tahun ini dan kami berharap dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujar dia.

Arifin mengatakan, pada Ramadhan 1439 H BAZNAS memiliki berbagai program untuk memberikan pelayanan kepada para muzaki (masyarakat yang menunaikan zakat) dan mustahik (kaum yang layak dibantu).

Untuk program penyaluran, BAZNAS menyiapkan berbagai program meliputi paket Ramadhan Bahagia (PRB), Hidangan Berkah Ramadhan, Masjid Cemerlang dan Buka Puasa dengan ribuan anak yatim.

Selain itu, Program Pesantren Ramadhan Kampung Pemulung, Posko BAZNAS Siaga Mudik Lebaran, Pesantren Sociotechnopreneurship BAZNAS se-Jabodetabek, Teras sehat dari Rumah Sehat BAZNAS, Aksi Layanan Aktif BAZNAS dan Pameran produk Pemberdayaan.

“Target penyaluran zakat pada Ramadhan tahun ini di BAZNAS Pusat mencapai Rp22 Miliar untuk 57 ribu mustahik yang akan menerima manfaatnya,” katanya.

BAZNAS juga akan menyalurkan zakat melalui program-program pemberdayaan yaitu Zakat Community Development (ZCD), program microfinance, dan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (PEM).

Selain penyaluran, BAZNAS juga berfokus pada layanan yang memberikan kemudahan pembayaran zakat dengan memperbanyak kanal pembayaran digital. Antara lain melalui digital banking channel yakni transfer ATM, mobile banking, internet banking, sms banking.

Pada Ramadhan ini, BAZNAS menambah kemudahan berzakat melalui e commerce yaitu Lazada dan Shoppee, serta dengan memanfaatkan fasilitas teknologi finansial seperti gopay, m-cash, t-cash, easypay dan uang elektronik.

Masyarakat saat ini juga dapat memanfaatkan inovasi pembayaran zakat melalui QR code, yang memudahkan masyarakat karena ada di fasilitas publik seperti stasiun di Jabodetabek, gerai zakat di 36 lokasi, restoran, cafe dan masjid.

Target penghimpunan zakat oleh BAZNAS se-Indonesia pada Bulan Ramadhan diharapkan dapat mencapai tiga riliun, atau hampir 30 persen dari target nasional selama 2018 sebesar delapan triliun. Sementara itu BAZNAS Pusat pada Ramadhan 1439 H ini menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp54 miliar dari target setahun yakni Rp200 miliar. [MS]

Baca Juga

Qatar Charity Kunjungi Sekolah Cendekia BAZNAS di Bogor

Bogor (Pikiran Umat) – Qatar Charity mengapresiasi perkembangan dan kemajuan Sekolah Cendekia BAZNAS. Hal itu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *