Mengatasi Islamophobia, Mungkinkah?

Islamofobia terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dimana memang sengaja diciptakan untuk menebar ketakutan terhadap simbol Islam dan ajaran Islam.

Umat Islam terus difitnah dan diperangi siang dan malam hari. Sebagaimana rentetan berita yang baru-baru ini terjadi. Diberitakan bbc.com, 21/03/2019, empat Masjid di Birmingham Inggris yang dirusak oleh seorang pria dengan palu Godam dini hari. Sementara pada Jumat, 22/3/2019, pembakaran Al-Qur’an dilakukan oleh pemimpin partai sayap kanan Denmark, sebagai bentuk protes atas kontribusi Muslim yang memunaikan shalat Jumat di Denmark. (republika.co.id,22/03/2019).

Aksi yang lebih brutal dan biadab terjadi pada masyarakat Muslim di Christchurch, New Zealand, yang merenggut 50 nyawa kaum Muslimin yang sedang menjalankan shalat Jumat. (matamatapolitik.com /22/03/2019).

Tragedi demi tragedi akan terus terjadi. Sebab Barat secara gencar membuat fitnah dan narasi jahat yang meracuni dan merusak pemikiran kaum Muslimin. Karena kebencian Barat terhadap Islam dan umatnya. Mirisnya, penyesatan opini dan narasi sesat dilakukan dengan menggunakan tangan kaum Muslimin sendiri.

Mereka menghadang tegaknya Khilafah sebagai satu-satunya institusi yang menyatukan kaum Muslimin. Sebab Barat tahu benar bahwa Khilafah adalah satu-satunya negara yang berkemampuan meruntuhkan hegeomni kapitalis atas dunia. Di satu sisi, mereka ketakutan Khilafah akan mengakhiri dominasi mereka atas negeri-negeri Muslim.

Sungguh Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengatur interaksi manusia dengan Tuhannya, dengan dirinya dan sesamanya. Islam merupakan agama sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan umat manusia.

Oleh karenanya, kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk memeluk dan menerapkan Islam secara keseluruhan (Kaffah). Sebagaimana Allah firmankan dalam QS. Al-Baqarah 2: 208.

“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 208)

Islamofobia hanya bisa dihentikan bila Islam diterapkan secara Kaffah karena Islam berasal dari wahyu Allah. Islam membawa rahmat atas sekalian alam dan hukum yang fitrah, menentramkan serta membawa damai. Wallahu’alam.

Inna Yuniarti
Tangerang

BACA JUGA!

FPI dalam Sorotan, Akankah Ada Keadilan?

20 Juni 2019 adalah tanggal habisnya masa SKT (Surat Keterangan Terdaftar) milik FPI (Front Pembela …