Ilustrasi: Rakernas MRI tahun 2018.

MRI Minta Pemerintah Tangani Korban Perundungan di Pontianak

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Sebagai organisasi kerelawanan dan kemanusiaan, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) meminta negara segera hadir memastikan pemulihan kesehatan dan psikologis bagi AU (14 tahun), korban pengeroyokan sejumlah siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.

“Kita miris sekali saat mendapatkan berita ini. Pemerintah dan aparat hukum harus segera bertindak. Apalagi, penganiayaan terhadap AU sudah terjadi pada Jumat 29 Maret 2019 lalu,” kata Presiden MRI, Syuhelmaidi Syukur dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (10/04/2019).

Kendati demikian, kata Syuhelmaidi, karena korban dan pelaku sama-sama anak di bawah umur, kepada mereka harus diperlakukan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Tindakan hukum tetap harus berjalan, namun menurut hemat kami, para pelaku harus juga mendapatkan konseling untuk memastikan tak mengulangi perbuatannya di kemudian hari,” jelas Syuhel.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MRI Ibnu Khajar menyatakan, tindakan perundungan di kalangan remaja tidak dapat dilihat sebelah mata. Apalagi sudah banyak menelan korban.

“Kita harus melihat ini sebagai persoalan serius. Jangan-jangan kasus ini merupakan fenomena gunung es. Karena banyak kasus korban bullying yang bahkan sampai depresi. Ini berbahaya,” tegas Ibnu.

Untuk itu, MRI mengajak semua pihak untuk bersama mengevaluasi sistem pendidikan yang selama ini berjalan.

“Beberapa kemajuan di dunia pendidikan perlu kami apresiasi. Tapi bagi kami ada hal penting selain aspek akademis, yakni aspek mental spiritual. Jangan sampai akademisnya digenjot terus, tapi jiwanya kosong dari nilai-nilai spiritual,” kata Ibnu.

Efeknya, lanjut Ibnu para pelajar akan mengalami kegamangan dan melampiaskan kegelisahannya pada hal-hal negatif seperti pergaulan bebas, kekerasan, narkoba dan lain sebagainya.

BACA JUGA!

Tausiyah MUI Jelang Idul Fitri: Tingkatkan Kepedulian pada Dhuafa

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Dewan Majelis Ulama Indonesia …