Ilustrasi:Seorang anak membaca Alquran di serambi Masjid Istiqlal Jakarta.

Pemimpin Idaman, Sosok Ideal yang Siap Terapkan Alquran

Model kepemimpinannya cermin dari teladan Rasulullah. Sebuah kepemimpinan yang senantiasa menjadi Al-Quran dan As Sunah sebagai pedomannya.

Adanya negara memiliki peran sebagai penerap hukum Islam secara kompleks, menjaga akidah umat juga mensyiarkan dakwah dan melancarkan jihad fisabilillaah. Inilah kepemimpinan ideal.

Adapun syarat kebolehan seseorang menjadi pemimpin di dalam Islam ialah Muslim, laki-laki, baligh, berakal sehat, adil dalam artian konsisten terhadap hukum syara, kredibel dalam makna mampu mengatasi urusan rakyat, dan merdeka dengan maksud tanpa tekanan dari pihak manapun. Semua syarat ini tentu saja telah ditetapkan oleh Islam dan dimaksudkan pula untuk keberlangsungan kehidupan Islam. Semua pembingkaian tidak didasarkan pada nilai-nilai demokrasi, melainkan atas asas syariat Islam yang turun langsung dari Ilahi Robbi.

Mengenai potret pemimpin teladan yang menjadi model ideal, Rasulullah dikaruniai empat sifat utama, yaitu: Sidiq, Amanah, Tablig dan Fathonah.

Pertama, Sidiq berarti jujur dalam perkataan dan perbuatan. Rasulullah telah memberi teladan baik termasuk dalam perkara jujur. Sifat terpuji ini pun yang diikuti oleh khulafaur rasyidin pasca Rasulullah wafat. Jujur dalam memimpin sebagai perintah Allah dan Rasul-Nya dalam mengurus rakyatnya. Sehingga kepercayaan rakyat dapat dikantongi. Rakyat loyal kepada pemimpinnya.

Kedua, Amanah berarti dapat dipercaya dalam menjaga tanggung jawab. Pemimpin memiliki fungsi utama sebagai rain (pelayan rakyatnya). Ia bersikeras mengurusi apa-apa yang menjadi kebutuhan rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, kebutuhan penunjang hidup yang lainnya.

Selain itu, fungsi utamanya juga sebagai junnah atau perisai, tempat rakyat berlindung di belakangnya. Sehingga keamanan merupakan hal yang wajib diwujudkan oleh adanya negara dan penguasa.

BACA JUGA!

Erick Thohir Keliru, Kyai Ma’ruf Semakin Down

Makan malam Jokowi tanpa Cawapres Kyai Ma’ruf Amin (KMA) adalah blunder besar. Apalagi dikatakan kepada …