PHE-WMO Salurkan Rp157 Juta Dana Sedekah Melalui BAZNAS

Jakarta (PIKIRANUMAT) – PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu pembangunan sejumlah rumah ibadah, pengadaan sumber air bersih berupa pompa air dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Jabodetabek.

Salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang minyak dan gas di Indonesia ini memercayakan dana Shedekah Operasional Untuk Umat (SHOUM) sebesar Rp157.400.000,- disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Dana sedekah yang dikumpulkan para karyawan ini selama setahun terakhir tersebut disalurkan untuk merealisasikan pembangunan Masjid Umar bin Khatab, Mushola Albarokah, pengadaan sumber air berupa pompa air bersih untuk Dewan Dakwah Indonesia (DDI) serta membantu program UMKM yang tersebar di Jabodetabek.

Acara penyaluran dana SHOUM PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) dilaksanakan di Gedung PHE Tower, Jl. TB. Simatupang Kav. 99, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Direktur Koordinasi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd Nasir Tajang mengapresiasi konsistensi PT PHE-WMO yang menunaikan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) setiap tahun melalui BAZNAS.

“Langkah PT PHE-WMO ini menginspirasi perusahaan lain untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Semoga bisa mendatangkan keberkahan bagi perusahaan dan pegawainya,” ucapnya di Jakarta, Jumat (20/10).

Nasir mengungkapkan bahwa kepercayaan korporasi membayar zakat perusahaannya dan bekerja sama dengan BAZNAS semakin baik. Apalagi BAZNAS menawarkan penyaluran zakat perusahaan dengan pendekatan pencapaian Tujuan-tujuan Pembangunan Global (SDGs) yang dirilis oleh Organisasi Pembangunan PBB (UNDP).

Lebih lanjut Nasir menambahkan, bahwa program-program penyaluran BAZNAS diukur melalui metoda SROI (Social Return On Investment) sehingga terukur dan memiliki dampak yang lebih efektif.

“Hal inilah yang menyebabkan BAZNAS mulai dipilih sebagai mitra penyaluran zakat perusahaan oleh banyak mitra korporasi mulai dua tahun ini,” ujar Nasir.

Nasir mengajak perusahaan lain untuk bersama-sama membangun masyarakat kurang mampu di Indonesia. Seperti Bank Victoria Syariah, yang menunaikan zakat perusahaanya untuk mendukung pembangunan kampus IIQ, yang merupakan kampus khusus yang mencetak akademisi dan generasi-generasi yang mumpuni dalam bidang ilmu Alquran.

Ketua Badan Dakwah Islam (BDI) PHE WMO, Heru Imam mengaku memercayakan penyaluran zakat perusahaan yang dipimpinnya melalui BAZNAS. Alasannya karena BAZNAS merupakan lembaga pemerintah yang dinilai profesional dan akuntabel dalam pengelolaannya.

“Kami menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS ini sudah sesuai sasaran, sehingga kami sangat mendukung program-program yang dilaksanakan BAZNAS,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, selama ini PT PHE-WMO juga konsisten menjalin kerjasama dengan BAZNAS dalam berbagai kegiatan sosial, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan maupun upaya peningkatan ekonomi masyarakat miskin.

Heru mengajak perusahaan-perusahaan lain untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Hal tersebut dilakukan agar tujuan penyaluran zakat untuk mengentaskan kemiskinan, dapat lebih mudah tercapai sebab zakat disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

Sejak beroperasi, PT PHE-WMO mengajak nasabahnya untuk peduli dan berbagi terhadap sesama yang membutuhkan bantuan.

“Agar dana SHOUM (Sedekah Operasional Untuk Umat) karyawan PHE WMO dapat menjadi amal jariah dan semoga semakin banyak karyawan yg mengikuti program yang ditunaikan melalui BAZNAS,” tuturnya. [SR]

Baca Juga

BAZNAS dan BRI Syariah Kampanye Zakat Inklusif

Pontianak (PIKIRANUMAT) – Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan dan pelayanan zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *