Potret Perempuan: Barat Versus Islam

Muslimah itu lalu berteriak memanggil nama Khalifah Al-Mu’tashim Billah dengan lafadz yang legendaris yang terus terngiang dalam telinga: “waa Mu’tashimaah!” (Di mana engkau wahai Mu’tashim. Tolonglah aku!)

Setelah mendapat laporan mengenai pelecehan tersebut. Maka sang Khalifah pun menurunkan puluhan ribu pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah (Turki). Seseorang meriwayatkan bahwa panjangnya barisan tentara ini tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad, hingga kota Ammuriah (Turki). Begitu besarnya pasukan yang dikerahkan oleh khalifah hanya demi menolong seorang muslimah!

Penjagaan Islam terhadap perempuan dilakukan sepanjang 14 abad lama. Bahkan di masa-masa keruntuhan Kekhilafahan Utsmaniah, kondisi perempuan saat itu dilingkupi bahagia. Karena penjagaan Khalifah yang luar biasa terhadap jiwa, darah, kehormatan dan martabat perempuan. The Appeal, salah satu koran pada masa itu bahkan menulis berita pada tanggal 4 Mei 1907, ‘‘Turkish Women Happiest in World”.

Dari paparan di atas terbukti hanya dalam naungan Islam saja. Perempuan menjadi mulia. Hanya Islam yang mampu menjaga jiwa, darah, kerhormatan dan martabat perempuan. Semua itu dapat terwujud jika Islam diterapkan secara kaffah. Tentunya dalam bingkai Khilafah Rasyidah ‘ala minhajin nubbuwwah. Insya Allah. Wallahu’alam.

Ummu Naflah
Pemerhati Perempuan, Member AMK

BACA JUGA!

Wahai Muslimah, Begini Cara Berwudhu yang Benar

Wudhu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan Muslimah yang hendak menjalankan ibadah shalat.