Sabtu , 18 Agustus 2018
Ilustrasi: Kerudung yang Syari.

Rahasia Tetap Modis Berhijab Syari

image_pdfimage_print

PIKIRAN UMAT – Tak ada yang mengungguli kesempurnaan aturan berpakaian bagi muslimah. Mode busana muslimah yang sesuai dengan Al Qur’an surat Al Ahzab ayat 59 dan Surat An Nur ayat 31 adalah jenis fashion yang terus up to date meski zaman berganti.
Dengan gamis longgar berbahan kain yang tidak menerawang serta desain yang tidak membentuk badan, menjadikan aktivitas muslimah lebih nyaman. Dipadu padan kerudung yang menutup dada, menambah kesan anggun dalam keseharian.

Jangan katakan itu kuno, apalagi merasa tidak fashionable. Jika tau triknya, busana takwa yang menjadi salah satu sebab terbebasnya muslimah dari jilatan api neraka, tetap dapat menjadikan pemakainya tampil modis dan lebih percaya diri.

Setelah semua rambu syariat dalam berbusana dipenuhi, berikut diantara tips berbusana muslimah yang mesti diperhatikan:

Bersih dan Rapi

Ya, busana muslimah adalah lambang ketaatan. Disana juga terdapat nilai yang akan disampaikan. So, jangan sekali-sekali muslimah mengenakan pakaian yang kucel, apalagi bau. Pastikan busana yang dipakai dalam kondisi bersih, rapi, jika bisa wangi. Karena muslimah tak boleh memakai parfum ketika keluar rumah, maka agar pakaian tidak bau apek, bisa gunakan pewangi pakaian saat mencuci atau menyetrika.

Perhatikan Bahan dan Corak

Ada beberapa pilihan jenis kain, baik untuk gamis maupun kerudung. Mulai dari bahan yang kaku, jatuh, lembut, bertekstur, hingga bercorak. Untuk sehari-hari, gamis dengan bahan yang tidak panas di kulit dan menyerap keringat, seperti katun, bisa menjadi pilihan.

Keserasian antara corak dan warna, menjadi kunci lain bagi penampilan yang tetap modis saat berhijab. Bermain variasi warna bisa menjadi trik lain. Namun yang paling penting diperhatikan, jangan kenakan padu padan yang ‘merusak’ pandangan mata. Jika memutuskan mengenakan gamis berwarna pink, jangan sekali-kali mengenakan kerudung berwarna hijau. Atau, jangan juga sekali-sekali mengenakan gamis bercorak loreng dipadu kerudung bermotif bunga-bunga besar.

Bagi muslimah yang membutuhkan gerak lebih dalam beraktivitas, usahakan celana panjang yang dikenakan di balik gamis adalah celana yang berwarna polos dan tidak ketat. Meski hanya sebagai lapisan (baca: dalaman), hindari mengenakan celana tidur bermotif ramai, apalagi yang berbahan kaos.

Sesuaikan dengan Bentuk Wajah

Nah, ini membahas kerudung. Tiap orang memiliki bentuk wajah berbeda, ada yang bulat, persegi, atau oval. Masing-masing bentuk wajah punya kecocokan tersendiri dengan beragam jenis kerudung. Karena itu, bentuk bingkai lubang wajah dan ukuran kerudung harus menjadi perhatian pertama saat memilih kerudung. Demikian pula variasi seperti topi maupun potongan asimetris.

Jika memilih kerudung segi empat atau pashmina (selendang panjang), pilihan inner juga penting. Pilihan bagian “dalaman” ini sama menentukannya seperti penentuan bentuk bingkai lubang wajah.

Bagi pemilik wajah bulat, lebih baik mengenakan “dalaman” dan kerudung instan yang asimetris atau sedikit lengkung di dahi. Bentuk wajah bulat disarankan menghindari bentuk dalaman maupun kerudung yang bulat. Adapun wajah lonjong, kerudung dengan variasi topi di dahi lebih disarankan.

Sesuaikan dengan Tempat dan Aktivitas

Pandai menempatkan diri adalah juga merupakan kunci memaksimalkan penampilan. Sebelum berpakaian, kita mesti memahami aktivitas apa yang hendak kita lakukan dan akan ke mana kita.

Busana untuk ke pesta pernikahan tentu saja tidak bisa disamakan dengan pakaian yang yang biasa kita kenakan ketika berangkat ke kampus. Juga, busana untuk bekerja (bagi muslimah yang bekerja) tentu tidak bisa disamakan pemakaiannya ketika menghadiri pengajian.

Tak Harus Mahal

Tentu ada yang bertanya-tanya, kalau begitu, berapa lusin gamis dan kerudung yang harus kita punya agar bisa berpakaian dengan menyesuaikan kondisi?

Tampil modis tak harus mahal. Ini yang harus dipahami. Berapapun gamis dan kerudung yang kita miliki di rumah, tetap bisa menjadikan kita tampil modis dengan menerapkan hal-hal tersebut di atas.

Modis tak harus mahal juga bermakna tak mesti membeli gamis atau kerudung dengan merk ternama untuk menambah koleksi di lemari kita. Asal memenuhi standar syariat, nyaman dipakai, dan pastinya memenuhi unsur-unsur kesesuaian dengan bentuk tubuh dan wajah kita, tak jadi soal meski bukan keluaran brand ternama. Dan pastinya, untuk tampil modis, jangan sampai menjadikan kita jadi gila belanja yaa.

Jadi Diri Sendiri yang Shalihah

Terlepas dari pilihan dan ragam berhijab, menjadi diri sendiri yang shalihah pada akhirnya tetap kunci utama dalam berpenampilan. Tak perlu juga mengekor gaya orang lain.

Mengoptimalkan penampilan demi menjaga citra positif kaum muslimah memang perlu, tapi tak kalah penting adalah bagaimana kita mampu bersikap dan memberikan kesan yang positif bagi sesama. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *