Ilustrasi: Tsunami Banten

Resolusi 2019: Perubahan Hakiki Menuju Khilafah

2018 tahun bencana. Mungkin itu yang akan terkenang di benak kita. Meninggalkan tahun 2018 dengan setumpuk perasaan duka. Sedihnya detik-detik pergantian tahun pun bencana belum habis menyapa.

Diberitakan terjadi tanah longsor yang menimbun 28 unit rumah di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada 31/12/2018. Berdasarkan data BNPB per Jumat (4/1/2019), bencana ini merenggut 18 korban jiwa dan 15 orang masih dinyatakan hilang. Kemudian, BNPB mencatat, 64 orang ditemukan selamat, 3 orang luka-luka, dan 29 rumah tertimbun tanah longsor (kompas.com, 4/1/2019).

Sepanjang tahun 2018, BNPB mencatat total kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia per 30 Desember 2018 mencapai 2.564 bencana. Ribuan bencana itu menyebabkan 3.349 orang meninggal, 1.432 orang hilang, 21.064 orang luka-luka, 10,2 juta orang mengungsi dan terdampak, dan 319.527 unit rumah rusak. (cnbcindonesia.com, 31/12/2018).

Menyikapi Musibah Sesuai Syariat

Rentetan musibah yang datang menyapa seharusnya dijadikan pelajaran berharga. Di satu sisi kita harus menyikapinya dengan benar sesuai tuntunan syariah. Agar kita betul-betul memahami hakikat musibah yang menimpa negeri tercinta.

Musibah dapat digolongkan menjadi dua macam. Pertama, musibah yang terjadi akibat fenomena alam yang merupakan qadha Allah Ta’ala. Musibah ini tak disangka datangnya dan tak dapat ditolak. Misal gempa bumi, gunung meletus, tsunami, dll.

Adab kita dalam menyikapi musibah sebagai qadha ini diantaranya ridha dan sabar. Sebagai seorang Mukmin, qadha ini merupakan ujian dari Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya: “Sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut dan kelaparan. Juga berkurangnya harta, jiwa dan buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (TQS al-Baqarah [2]: 155).

Bersikap sabar dan ridha terhadap musibah menjadi wasilah bagi terhapusnya dosa-dosa hamba. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda: “Tidaklah seorang Muslim tertimpa musibah hingga tertusuk duri kecuali Allah pasti menghapus dosa-dosanya.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

BACA JUGA!

Saldo Moralitas Menag Lukman Hakim Menjadi Nol

Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai 180 juta plus 30 ribu USD dari …