Sandi bersama pendukung Jokowi di Bali.

Sandiaga Berpose Satu Jari di Bali, Politik Santun dan Santai

Di pantai Lovina, Bali, kemarin (9 April 2019), Sandiaga Uno berolahraga pagi. Di tengah kesibukan beliau berkampanye pilpres. Di satu lokasi, Bang Sandi bertemu dengan para pendukung Jokowi yang sedang membawa spanduk paslonpres 01.

Dahsyatnya “leadership mentality” (mentalitas kepemimpinan) Sandi, dia santai saja berfoto dengan para pendukung Jokowi sambil berpose satu jari. Sandi ikut mengacungkan satu jari. Semua tersenyum. Bahkan para pendukung Jokowi mengajak Sandi ‘ngopi bareng.

Senyum Sandi di tengah acungan satu jari dan spanduk Jokowi-Ma’ruf, meluncur natural. Tidak terlihat rasa terpaksa. Apalagi rasa ‘terancam’.

Alhamdulillah. Hebat. Sandi menyalami belasan pendukung Jokowi yang sedang memajangkan spanduk 01. Luar biasa. Sandi tidak melihat mereka sebagai lawan. Melainkan sebagai ‘kawan’ yang belum bisa diyakinkan tentang urgensi perubahan. Tentang masa depan yang lebih baik. Tentang Indonesia yang akan berdaulat penuh.

Hanya politisi NasDem, Irma Chaniago, saja yang masih tampak ‘iri hati’. Putri Minang yang satu ini bagaikan tersengat listrik 500 voltase mendengar kabar bahwa Sandi berani mengacungkan 1 jari bersama para pendukung Jokowi. Boro-boro mencarikan kata-kata yang sifatnya apresiatif, Irma malah mencemooh bahwa Sandi sudah kehabisan gaya.

Kehabisan gaya?

Irma mengira Sandiaga Uno itu sama dengan Pak Jokowi yang senantiasa menggaya-gayakan diri beliau di depan publik. Supaya tampak milenial. Supaya kelihatan bersahaja. Padahal, hobi Pak Jokowi ini naik kereta kencana. Kereta para raja.

Kalau Pak Jokowi yang dikatakan Irma kahabisan gaya, seratus persen benar. Pakai jaket milenial, trainer milenial. Sampai memaksakan diri mengendarai sepedamotor milenial di acara pembukaan Asian Games 2018 meskipun sarat kontrovesi. Potong rambut di bawah pohon, dlsb.

Setelah kehabisan gaya milenial, akhirnya Jokowi berusaha menunjukkan ‘gaya keras’. Mungkin mencoba meniru-niru ‘watak keras’ Pak Prabowo yang sudah sangat muak dengan korupsi, penipuan, pembohongan, perampokan kekayaan negara, dsb.

Muncullah Jokowi dengan frasa keras yang menjadi viral itu, “Akan saya lawan”. Entah mau melawan siapa, tidak jelas. Kalau Pak Prabowo sangat jelas kepada siapa beliau merasa sangat jengkel. Beliau jengkel kepada para koruptor dan maling kekayaan negara.

BACA JUGA!

FPI dalam Sorotan, Akankah Ada Keadilan?

20 Juni 2019 adalah tanggal habisnya masa SKT (Surat Keterangan Terdaftar) milik FPI (Front Pembela …