Fadli Zon di Brussels, Belgia.

Wakili IPU, Fadli Zon Hadiri Rapat Parlemen Eropa tentang WTO

Jakarta (PIKIRAN UMAT) – Mewakili Interparliamentary Union (IPU), Fadli Zon menghadiri Konferensi Eropa tentang WTO di Brussels, Belgia, Kamis 2 Februari 2020.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR itu hadir dalam pertemuan tersebut sebagai wakil pimpinan sidang bersama dengan Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa (INTA) Bernd Lange.

Dalam sesi pertama, Fadli Zon diundang dan diperkenalkan oleh Bernd Lange ke sidang sesi INTA. Sesi pertama ini merupakan dengar pendapat antara INTA dengan negosiator Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dari berbagai negara untuk bertukar pandangan mengenai reformasi WTO.

Seperti dilansir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/2), melalui pertemuan ini Fadli Zon menyampaikan, dari sudut pandang Indonesia sebagai negara maritim, harus ada solusi keberlanjutan di bidang perikanan agar tidak terjadi overfishing dan overcapacity.

Menurut Fadli, peraturan-peraturan yang mengatur tentang perikanan, seperti United Nations Fish Stocks Agreement dan Port State Measures Agreement, seharusnya tidak memberikan beban tambahan kepada negara-negara berkembang.

Sesi ke-45 Komite Pengarah di Belgia ini juga membahas mengenai persiapan Konferensi Tingkat Menteri ke-12 WTO yang akan diadakan di Nur-Sultan, Kazakhstan pada Juni mendatang.

Terkait rencana ini, Fadli mengusulkan perubahan judul sesi pertama pertemuan tersebut menjadi “What Role is Expected from the Parliamentarians to Contribute to the 12th Ministerial Conference?”.

Fadli menerangkan, peran yang dapat dijalankan oleh Parlemen dalam kerangka Konferensi Parlemen mengenai Organisasi Perdagangan Dunia (PCWTO) adalah menyusun suatu proposal tertulis atas nama PCWTO yang mengaitkan pembahasan mengenai reformasi WTO. Proposal tertulis ini akan berisikan saran-saran PCWTO tentang bagaimana WTO dapat melakukan reformasi struktural. Selain itu, proposal ini juga dapat menjadi Annex dalam outcome document, dengan usulan awal dari Indonesia.

Kehadiran Fadli di Brussels, didampingi oleh anggota BKSAP, Andi Achmad Dara. Pertemuan ini menghasilkan keputusan-keputusan penting untuk persiapan sidang Konferensi Tingkat Menteri ke-12 di Kazakhstan, termasuk draf outcome document yang akan di sirkulasikan kepada seluruh anggota Komite Pengarah pada pertengahan bulan Maret tahun ini. [MS]

BACA JUGA!

Di India, Pasien Corona Berusia 93 Tahun Berhasil Sembuh

India (PIKIRAN UMAT) – Dokter di India menyatakan, seorang lelaki berusia 93 tahun yang telah …