Foto: Komjen Suyudi di DPR (dok. YouTube TV Parlemen)
JAKARTA, Pikiranumat.com– Pucuk pimpinan Korps Bhayangkara segera berganti. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi telah menunjuk Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto, sebagai calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Menindaklanjuti pilihan Presiden tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI langsung bergerak cepat dengan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (*fit and proper test*) terhadap jenderal bintang tiga tersebut pada Kamis (1/10/2026) pagi.
“Kami di DPR RI sudah mendapatkan Surat Presiden (Surpres) dari Presiden Prabowo dengan Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Surpres tersebut berisi usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri lama dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri yang baru,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokman.
Terpilihnya Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri tentu menarik perhatian publik. Lantas, seperti apa rekam jejak jenderal yang dikenal garang terhadap peredaran narkotika ini?
**Karier Mengilap di Dunia Reserse**
Lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973, Suyudi merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Untuk memperdalam ilmu kepolisiannya, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan merampungkan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Selama 32 tahun mengabdi sebagai bhayangkara negara, rekam jejak Suyudi sangat lekat dengan dunia reserse dan pemburuan pelaku kriminal. Berbagai jabatan strategis di bidang reserse pernah diembannya, mulai dari Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Ketegasannya semakin teruji ketika ia dipercaya memimpin unit elit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya.
Selain keahlian di bidang reserse, Suyudi juga memiliki pengalaman manajerial wilayah yang mumpuni. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, hingga memegang tongkat komando sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.
**Melesat hingga Puncak Karier**
Memasuki tahun 2023, karier Suyudi semakin melesat tajam. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya, pos yang menjadikannya salah satu figur penting dalam menjaga keamanan ibu kota. Setahun berselang (2024), ia mendapat promosi sebagai Kapolda Banten.
Puncak kariernya berlanjut pada 25 Agustus 2025. Di era pemerintahan Presiden Prabowo, Suyudi mendapat penugasan di luar struktur kepolisian dengan diangkat menjadi Kepala BNN. Jabatan ini secara otomatis mengantarkannya meraih pangkat jenderal bintang tiga (Komisaris Jenderal).
Kini, setelah setahun memimpin ujung tombak pemberantasan narkoba di Tanah Air, negara memanggilnya kembali ke internal Polri. Dengan segudang pengalaman di lapangan dan manajemen wilayah, Suyudi Ario Seto bersiap mengemban amanah baru sebagai orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia.